Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati
- Fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air resmi dimulai pada Senin (1/6/2026).
Sebanyak 6.798 jemaah yang tergabung dalam 17 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan meninggalkan Makkah pada hari pertama operasional pemulangan.
Para jemaah pun mengungkap rasa sedih lantaran harus segera meninggalkan Makkah.
Kloter pertama yang akan kembali ke Indonesia adalah Embarkasi Batam (BTH) 01.
Para jemaah berangkat dari hotel di kawasan Syisyah, Makkah, pada Minggu (31/5/2026) malam menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Nantinya mereka akan diterbangkan ke Batam pada pukul 03.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Di tengah kebahagiaan karena segera berkumpul kembali dengan keluarga, suasana haru juga menyelimuti para jemaah.
Banyak di antara mereka mengaku berat meninggalkan Makkah setelah lebih dari satu bulan menjalani rangkaian ibadah haji.
Seorang jemaah, Eva Yenida mengaku sedih harus berpisah dengan kota suci yang selama ini menjadi tempatnya beribadah.
Menurutnya, selama berada di Makkah, ia rutin mengunjungi Masjidil Haram setiap dua hari sekali dengan memanfaatkan layanan bus shalawat.
"Saya sangat sedih, seakan tidak mau meninggalkan Makkah. Selama di Makkah, dua hari sekali kami ke Masjidil Haram menggunakan bus shalawat," ujar Eva kepada tim Media Center Haji (MCH).
Perasaan serupa juga dirasakan Nuraini La Kantoro.
Ia mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar.
Ia pun tidak bisa menyembunyikan kesedihannya saat harus meninggalkan Makkah dan suasana ibadah di Masjidil Haram.
"Pasti sedih karena tidak dapat lagi beribadah seperti biasa selama 40 hari, kapan lagi bisa seperti ini kan? Apalagi saya sudah 62 (tahun), mudah-mudahan saya pada tahun-tahun depan bisa umrah," ujar Nuraini.
Kepala Daerah Kerja Makkah, Ihsan Faisal mengungkapkan, proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni 2026.
"Alhamdulillah, para jemaah tampak senang, bangga, sehat, dan tentunya sudah rindu untuk kembali bertemu keluarga di Tanah Air," ujar Ihsan usai melepas keberangkatan jemaah bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho.
Menurut Ihsan, pemulangan yang dimulai pada 1 Juni ini diperuntukkan bagi jemaah yang tergabung dalam gelombang pertama keberangkatan.
Sementara itu, jemaah gelombang kedua belum langsung pulang ke Indonesia karena masih akan melanjutkan perjalanan ke Madinah dan menetap di sana.
Selama sembilan hari berada di Madinah, jemaah diimbau memanfaatkan waktu untuk memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi.
Serta mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah yang memiliki nilai spiritual bagi umat Islam.
Selain itu, mereka juga berkesempatan berziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW dan beribadah di Raudhah sebelum kembali ke Tanah Air.
"Misalkan selama pra-Armuzna, semua konsentrasi ke kegiatan Armuzna. Nah, sekarang jemah haji bisa memperbanyak ibadah atau memperbanyak misalkan membaca Alquran, bershalawat, berdoa, dan sebagainya. Begitu juga saat di Madinah," ucap Ihsan.
Daftar 17 Kloter yang Pulang Hari Ini
Berikut daftar 17 kloter yang akan pulang atau kembali ke Indonesia pada Senin (1/6/2026) hari ini:
- Embarkasi Batam (BTH) 01
- Embarkasi Surabaya (SUB) 01
- Embarkasi Makassar (UPG) 01
- Embarkasi Surabaya (SUB) 02
- Embarkasi Lombok (LOP) 01
- Embarkasi Surabaya (SUB) 03
- Embarkasi Surabaya (SUB) 04
- Embarkasi Surabaya (SUB) 05
- Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) 01
- Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) 01
- Embarkasi Yogyakarta (YIA) 01
- Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) 02
- Embarkasi Makassar (UPG) 02
- Embarkasi Kualanamu (KNO) 01
- Embarkasi Kertajati (KJT) 01
- Embarkasi Palembang (PLM) 01
- Embarkasi Banten (JKB) 01