Bupati Sigi Canangkan Festival Budaya Tahunan, Uta Dada Jadi Ikon Kuliner Go Nasional
mahyuddin June 02, 2026 10:07 AM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Semangat pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal mewarnai pembukaan Festival Uta Dada 2026 di Desa Balane, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Senin (1/6/2026). 

Festival Utadada 2026 menampilkan beragam atraksi budaya, kuliner tradisional, hingga makan bersama 1.000 porsi Utadada Ayam, kuliner khas masyarakat Kinovaro.

Dalam sambutannya, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sigi untuk terus mengembangkan potensi budaya.

Termasuk kuliner daerah sebagai kekuatan utama sektor pariwisata yang mampu mengangkat nama Kabupaten Sigi di tingkat nasional.

Baca juga: Sebelum Dibawa ke RSJ, Rumah Eks Polwan Yuni Utami di Sigi Digeruduk Massa

Menurut Ketua Golkar Sigi itu, kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Sigi merupakan aset besar yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan agar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Begitu banyak budaya yang ada di daerah kita. Ini harus terus kita gali dan lestarikan karena menjadi salah satu penunjang utama sektor pariwisata Kabupaten Sigi. Melalui festival seperti ini, kita ingin memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner kita kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Rizal di hadapan masyarakat dan tamu undangan.

Festival Utadada menjadi panggung promosi kuliner warisan masyarakat Kinovaro, yakni Utadada Ayam. 

Hidangan tradisional yang berasal dari Desa Balane dan Desa Porame tersebut memiliki nilai budaya yang kuat sekaligus potensi ekonomi yang menjanjikan.

Bupati menilai, pelestarian kuliner tradisional tidak hanya berkaitan dengan menjaga identitas budaya, tetapi juga dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Utadada ayam merupakan warisan budaya yang harus kita pertahankan dan kembangkan. Ini menjadi ciri khas daerah kita yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Baca juga: 35 Pelatih Ikuti Festival Sepak Bola di Palu, Dua Perempuan Turut Berpartisipasi

Tak hanya berhenti pada Festival Utadada, Pemerintah Kabupaten Sigi juga telah menyiapkan sejumlah agenda festival budaya dan wisata yang akan digelar secara rutin di berbagai kecamatan. 

Beberapa di antaranya adalah Festival Budaya Tomarabola di Kecamatan Marawola pada Desember mendatang, Festival Nokilalaki pada September, Festival Danau Lindu, hingga Festival Ikan Mujair di Kecamatan Dolo.

Rizal mengatakan, seluruh agenda tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sektor pariwisata berbasis budaya lokal yang berkelanjutan.

“Kami ingin setiap kecamatan memiliki identitas budaya dan wisata yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Festival-festival ini akan menjadi event tahunan yang memperkaya destinasi wisata Kabupaten Sigi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti potensi wisata Kecamatan Kinovaro yang memiliki banyak destinasi menarik, termasuk ikon wisata Tangga Seribu. 

Ia berharap pelaksanaan festival ke depan dapat dipadukan dengan lokasi-lokasi wisata yang memiliki nilai sejarah dan budaya sehingga memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi pengunjung.

Selain membahas pengembangan budaya dan pariwisata, Rizal turut menyampaikan capaian Pemerintah Kabupaten Sigi yang baru saja menerima penghargaan nasional dalam pengendalian inflasi daerah. 

Atas prestasi tersebut, Kabupaten Sigi memperoleh insentif sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, pelaku usaha, petani, dan masyarakat yang telah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sigi,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Donggala Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tekankan Pancasila Sebagai Ideologi Hidup

Pembukaan Festival Utadada 2026 turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sigi, Anggota DPRD Pasangkayu, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai komunitas budaya.

Festival Utadada 2026 dijadwalkan berlangsung hingga dini hari dengan rangkaian tarian penyambutan, pertunjukan seni budaya, makan bersama 1.000 porsi Utadada Ayam.

Serta konser musik yang menjadi penutup kegiatan. Acara ini diharapkan menjadi langkah awal menjadikan Utadada sebagai salah satu ikon kuliner unggulan Kabupaten Sigi yang dikenal luas di Indonesia.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.