Peringati Harlah Pancasila, Wabup Lampung Timur Prioritaskan Kebijakan Publik Berlandaskan Keadilan
Endra Zulkarnain June 02, 2026 12:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sukadana - Wakil Bupati (Wabup) Lampung Timur Azwar Hadi menekankan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial.

"Menjamin hak-hak masyarakat serta memperkuat upaya melawan intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa," ujarnya saat menjadi Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati, Selasa (2/6/2026).

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Lampung Timur menjadi momentum untuk memperkokoh komitmen kebangsaan dan meneguhkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara.

Juga pandangan hidup bangsa sekaligus pedoman dalam mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan berkeadilan.

Upacara berlangsung khidmat diikuti Sekretaris Daerah Lampung Timur Rustam Effendi, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, serta jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Azwar Hadi menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila kepada seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

Azwar Hadi membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Ditegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila disebut sebagai bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.

Dengan keberagaman lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan suku bangsa, Indonesia dinilai mampu menjadi contoh nyata bagaimana perbedaan dapat dipersatukan dalam semangat kebangsaan.

Selain itu, Indonesia juga terus menunjukkan perannya dalam menciptakan perdamaian dunia melalui kebijakan luar negeri yang bebas aktif, kontribusi pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta berbagai upaya mediasi konflik di tingkat regional maupun internasional.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol atau hafalan semata.

Kepada para pemimpin daerah dan penyelenggara pemerintahan, pidato tersebut juga menekankan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial. (*)

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.