Kakak Adik yang Terseret Ombak Pantai Seruni Payangan Jember Ditemukan, Dimakamkan Berdampingan
Haorrahman June 02, 2026 01:41 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Tim SAR gabungan menemukan Rifki (22), korban kedua yang terseret ombak di Pantai Seruni Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,Senin (1/6/2026) malam setelah tiga hari pencarian. Korban dimakamkan disamping sang kakak yang juga menjadi korban dan telah ditemukan sebelumnya.

Penemuan Rifki sekaligus mengakhiri operasi pencarian terhadap dua wisatawan yang terseret ombak di kawasan pantai selatan Jember tersebut.

Baca juga: Fakta Baru Kakak Adik Terseret Ombak di Jember, Baru Pertama Kali Main Pantai Payangan

Laporan Nelayan

Komandan Tim Operasi SAR Pos SAR Jember, S. Jefri Putra Pratama, menjelaskan bahwa keberadaan korban pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari nelayan yang melihat sesosok tubuh mengapung di perairan sekitar pukul 21.00 WIB.

Tim SAR kemudian bergerak menuju lokasi dan melakukan evakuasi sekitar pukul 21.30 WIB.

"Korban laki-laki memakai baju dan celana hitam, merupakan korban kedua wisatawan Pantai Payangan. Selanjutnya, kami evakuasi ke Puskesmas Ambulu," ujar Jefri.

Setelah proses identifikasi selesai dan dipastikan sebagai Rifki, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.

Baca juga: Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember Ditemukan, Satu Korban Masih DIcari

Dimakamkan Dekat Sang Kakak

Rifki dimakamkan pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Dusun Gaplek, Desa Suci, Kecamatan Panti.

Lokasi pemakamannya berada berdekatan dengan makam sang kakak, Barokatul Hidayat (28), yang juga menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, Barokatul ditemukan lebih dahulu pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Jenazahnya dimakamkan pada hari yang sama di dekat kediaman keluarga.

Menurut Tim SAR, kedua korban ditemukan tidak jauh dari lokasi mereka terseret ombak, dengan jarak sekitar 1,2 kilometer dari titik awal kejadian.

Baca juga: Hari Kedua Pencarian, Kakak Adik Terseret Ombak Pantai Seruni Payangan Jember Belum Ketemu

Operasi SAR Resmi Berakhir

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan penyelamatan resmi dihentikan.

"Dengan ditemukannya korban kedua, maka Operasi pencarian dan penyelamatan dinyatakan ditutup. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat atas dedikasinya selama Operasi SAR berlangsung," kata Jefri.

Penutupan operasi dilakukan pada Selasa (2/6/2026) pukul 08.00 WIB. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan dan posko masing-masing.

Tim gabungan yang terlibat dalam pencarian antara lain personel Basarnas Pos SAR Jember, BPBD Jember, SAR Rimba Laut, Baret Rescue, Polsek dan Koramil Ambulu, Destana Suci Panti, Pos TNI AL Puger, Satpolair Polres Jember, Siluman Rescue, serta Senkom Jember.

Selama proses pencarian berlangsung, keluarga korban, nelayan, dan warga sekitar juga turut membantu dengan memantau kondisi perairan di sekitar pantai.

Baca juga: Kronologi Kakak Adik Terseret Ombak di Jember, Istri Korban Sempat Ingin Ikut Lompat

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (30/5/2026) siang di Pantai Seruni Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.

Dua korban yang terseret ombak diketahui merupakan kakak beradik, yakni Barokatul Hidayat (28) dan Rifki (22). Sejak hari pertama kejadian, Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif hingga akhirnya kedua korban berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi, meski dalam waktu yang berbeda.

Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Basarnas kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di wilayah pesisir selatan Jawa yang dikenal memiliki karakteristik ombak tinggi dan arus laut yang kuat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.