Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu edisi paling emosional dalam sejarah sepak bola modern.
Turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini berpotensi menjadi momen terakhir bagi sejumlah pesepak bola legendaris yang telah mendominasi panggung dunia selama lebih dari satu dekade.
Nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Neymar, Luka Modric, Kevin De Bruyne, Sadio Mane, Son Heung-min, James Rodriguez, hingga Virgil van Dijk kemungkinan besar akan menjalani Piala Dunia terakhir dalam karier internasional mereka, menurut laporan beIN Sport.
Bagi pecinta sepak bola, ajang ini akan menjadi kesempatan langka untuk kembali menyaksikan generasi emas yang telah menghadirkan begitu banyak kenangan indah di level tertinggi dunia.
Tentu saja, sorotan utama akan tertuju pada Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dua ikon yang selama hampir dua dekade menjadi simbol rivalitas terbesar dalam sejarah sepak bola.
Cristiano Ronaldo dipastikan akan kembali memimpin Timnas Portugal di Piala Dunia 2026.
Apabila ia berhasil mencetak gol, bintang berusia 41 tahun itu berpeluang membuat sejarah sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.
Hingga kini, Ronaldo telah tampil di lima Piala Dunia berturut-turut dan menorehkan delapan gol di ajang tersebut.
Meski telah mengoleksi berbagai trofi bergengsi sepanjang kariernya, satu pencapaian masih belum diraih Ronaldo — membawa Portugal menjadi juara dunia.
Kesempatan untuk mewujudkan impian itu kembali terbuka di edisi 2026, yang kemungkinan besar akan menjadi turnamen terakhirnya bersama Selecao das Quinas.
Dalam sebuah pernyataan di KTT Pariwisata Riyadh, Arab Saudi, pada November 2025, Ronaldo menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi yang terakhir baginya.
“Ya, tentu saja. Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya,” ujar Ronaldo, dikutip dari BBC.
“Usia saya nanti sudah 41 tahun dan saya pikir itu akan menjadi momen terakhir saya di kompetisi besar.”
Kendati begitu, Ronaldo menyebut dirinya belum berencana gantung sepatu di level klub.
“Sejujurnya, ketika saya mengatakan segera, mungkin itu masih satu atau dua tahun lagi,” ungkapnya.
“Namun saya tahu waktu saya di dunia sepak bola sudah semakin mendekati akhir.”
Sementara itu, Lionel Messi juga dipastikan akan kembali memperkuat Argentina setelah sukses mempersembahkan gelar juara dunia pada edisi 2022 di Qatar.
Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan keenam Messi di ajang empat tahunan ini, sebuah rekor yang hanya mampu dicapai oleh segelintir pemain dalam sejarah.
Bagi Messi, kesempatan tampil di Amerika Utara berpotensi menjadi penutup sempurna bagi perjalanan internasionalnya bersama Albiceleste.
Pemain berusia 38 tahun itu mengaku sangat bersyukur bisa menutup kariernya dengan mengangkat trofi Piala Dunia, impian terbesar yang telah ia kejar selama bertahun-tahun.
“Bisa menutup karier seperti ini di Argentina adalah sesuatu yang selalu saya impikan, untuk mengakhirinya bersama orang-orang saya,” ujar Messi, dikutip dari Fabrizio Romano.
“Selama bertahun-tahun banyak hal dikatakan, tapi saya memilih untuk mengingat semua hal baik yang telah kami lakukan bersama tim.”
“Saya rasa saya tidak akan bermain lagi di Piala Dunia setelah ini. Dengan usia saya, hal yang paling logis adalah itu tidak mungkin terjadi lagi.”
Meski demikian, Messi menegaskan bahwa dirinya berusaha fokus menikmati setiap pertandingan tanpa terlalu memikirkan masa depan.
“Saya menjalani hari demi hari, pertandingan demi pertandingan. Saya hanya ingin menikmati setiap momen dan mengikuti perasaan saya,” tambahnya.
Selain Ronaldo dan Messi, sejumlah pemain senior lainnya juga berpotensi tampil untuk terakhir kalinya di Piala Dunia 2026.
Neymar masih menjadi tumpuan utama Brasil, Luka Modric tetap menjadi otak permainan Kroasia, dan Kevin De Bruyne terus berperan sebagai motor serangan Belgia.
Dari Afrika, Sadio Mane masih diandalkan oleh Senegal, sedangkan Son Heung-min kembali memimpin Korea Selatan di ajang bergengsi ini.
Apabila benar menjadi penampilan terakhir bagi mereka, maka Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan trofi paling prestisius, tetapi juga panggung perpisahan emosional bagi generasi pemain yang telah menorehkan sejarah, memecahkan berbagai rekor, dan menginspirasi jutaan penggemar di seluruh dunia.
Oleh karena itu, Piala Dunia 2026 berpotensi dikenang bukan hanya sebagai turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola, tetapi juga sebagai "tarian terakhir" bagi para legenda yang telah mewarnai era emas sepak bola modern.
Dalam edisi 2026 ini, Cristiano Ronaldo kembali dipercaya sebagai kapten Timnas Portugal dalam upaya mereka meraih gelar juara dunia yang selama ini belum pernah tercapai.
Portugal tergabung di Grup K dan akan memulai perjalanan mereka menghadapi Republik Demokratik Kongo pada 18 Juni.
Selanjutnya, Selecao das Quinas akan berhadapan dengan Uzbekistan pada 24 Juni sebelum menutup fase grup melawan Kolombia pada 28 Juni.
Menjelang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini, dukungan terhadap Portugal terus berdatangan, termasuk dari Indonesia.
Presiden Pena Real Madrid de Indonesia (PRMI), Syahrul Fauzi, menyebut Portugal sebagai tim favoritnya untuk menjuarai Piala Dunia kali ini.
Meski dikenal sebagai penggemar Real Madrid dan juga mengagumi Lionel Messi, Syahrul menilai Portugal memiliki peluang besar untuk melangkah jauh di turnamen tersebut.
“Saya lebih menjagokan Portugal. Walaupun saya pendukung Real Madrid dan juga fans Lionel Messi, tapi kalau untuk tim nasional, saya memilih Portugal,” tutur Syahrul kepada Tribunnews.
Dukungan serupa juga datang dari gelandang PSM Makassar, Muhammad Arfan.
Pemain bernomor punggung 48 itu mengaku sangat menantikan penampilan Ronaldo di ajang empat tahunan ini.
Menurut Arfan, Portugal memiliki keseimbangan skuad yang bagus dengan kombinasi pemain senior berpengalaman dan generasi muda berbakat.
Ia meyakini kehadiran Ronaldo sebagai pemimpin tim masih menjadi faktor penting yang bisa membantu Portugal bersaing dengan para raksasa dunia dalam perebutan trofi juara.
Dengan pengalaman, kedalaman skuad, serta sosok Ronaldo di ruang ganti, Portugal diyakini akan menjadi salah satu kandidat kuat untuk menantang tim-tim unggulan seperti Argentina, Prancis, Brasil, dan Spanyol dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026.
“Portugal memiliki pemain yang berpengalaman dan berkualitas. Pemain kuncinya adalah Ronaldo,” ucap Arfan.
“Saya optimis Portugal bisa meraih gelar juara dunia pertama tahun ini,” tegasnya.