Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten Boyolali menyiapkan rangkaian meriah untuk memperingati Hari Jadi ke-179 Boyolali Tahun 2026.
Berbagai agenda budaya, hiburan hingga kuliner bakal digelar sepanjang Juni mendatang, mulai dari Kirab Obor, Merbabu Art Fest hingga Boyolali Night Carnival yang diprediksi menyedot ribuan pengunjung.
Mengusung tema “Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi dan Memoles Potensi”, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, namun juga momentum memperkuat identitas daerah serta mengangkat potensi lokal Boyolali.
Ketua Panitia Hari Jadi ke-179 Boyolali, Syawalludin, mengatakan tema tersebut menggambarkan semangat Boyolali untuk terus berkembang tanpa meninggalkan nilai budaya dan tradisi masyarakat.
"Boyolali Bersolek bukan hanya mempercantik kota, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Konvoi Berujung Bentrok di Minimarket Ngangkruk Boyolali, Batu Hingga Potongan Kayu Melayang
Ia menjelaskan, nilai merawat tradisi diwujudkan melalui semangat gotong royong, toleransi dan kebersamaan masyarakat. Sedangkan memoles potensi menjadi dorongan untuk mengembangkan sektor unggulan seperti peternakan, pertanian, UMKM, ekonomi kreatif hingga pariwisata.
Rangkaian kegiatan akan dimulai Kamis (4/6/2026) dengan khataman di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali. Pada malam harinya digelar Kirab Obor dan Niti Tilas dari Rumah Dinas Bupati menuju Kali Gede yang diikuti 22 camat se-Kabupaten Boyolali.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menyebut kirab tersebut menjadi simbol semangat persatuan dan pembangunan daerah.
Agenda berlanjut pada Jumat (5/6/2026) dengan ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran sekaligus pembukaan Merbabu Art Festival 2026.
Sementara puncak kemeriahan dijadwalkan berlangsung Sabtu (13/6/2026) melalui Kirab Budaya dan Boyolali Night Carnival. Agenda tersebut diperkirakan menjadi magnet wisatawan dari berbagai daerah.
Selain pertunjukan budaya, masyarakat juga bisa menikmati Festival Soto Nusantara di kawasan Patung Susu Murni Boyolali. Festival ini menghadirkan beragam soto khas daerah, mulai Soto Boyolali, Soto Sokaraja hingga Soto Lamongan.
Panitia juga menyiapkan 500 porsi soto gratis bagi masyarakat yang hadir.
Baca juga: Lupa Jalan Sepulang dari Pasar Gede Solo, Lansia asal Boyolali Tewas Usai Terjatuh dari Motor
Rangkaian Hari Jadi ke-179 Boyolali turut diisi kegiatan olahraga, donor darah, bakti sosial, panen raya, pembagian sembako hingga pengajian akbar pada 26 Juni 2026.
Salah satu agenda budaya yang paling dinanti adalah Merbabu Art Fest yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keenam dengan tema “Titi Jagat”.
Penggagas Merbabu Art Fest, Harmoko, mengatakan tema tersebut menjadi pengingat agar manusia tetap rendah hati dan menghargai warisan leluhur.
"Titi Jagat adalah ruang kesadaran. Kita diajak untuk menyelaraskan diri dan menghargai warisan para pendahulu," katanya.
Di sisi lain, Pemkab Boyolali juga melanjutkan gerakan ramah lingkungan dengan mengimbau ucapan selamat diganti bibit pohon. Bibit tersebut nantinya dimanfaatkan untuk penghijauan di sejumlah kawasan di Boyolali.