Tinjau Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Jaksel, Rano Karno: Ini Namanya Kerja Abu Nawas
Feryanto Hadi June 02, 2026 06:35 PM

 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 


WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau lokasi perbaikan jalan amblas (sinkhole) di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026) siang.

Berdasarkan pantauan Warta Kota di lokasi, Rano tiba sekira pukul 14.13 WIB dengan mengenakan pakaian dinas berwarna cokelat.

Saat turun dari mobil hitam Toyota Innova, ia disambut Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum dan jajaran.

Sambil bersalaman dengan Ika, Rano sempat melontarkan candaan terkait rampungnya perbaikan konstruksi saluran yang memicu amblesnya Jalan Raya Lenteng Agung yang tersebut.

"Ini namanya kerja Abu Nawas," ujar Rano, sembari tersenyum.

Setelah itu, tak terdengar lagi perbincangan berikutnya antara Rano dan Ika serta jajaran SDA DKI Jakarta.

Rano kemudian langsung meninjau titik jalan amblas dengan didampingi Ika.

Ia lalu melihat saluran air yang telah dipasang box culvert untuk mengalirkan air dari Saluran Penghubung (Phb) Universitas Indonesia menuju Sungai Ciliwung.

Di atas box culvert dilakukan pengecoran sehingga jalan arah Depok, Jawa Barat, kini dapat kembali dilalui seluruhnya.

Rano mengapresiasi proses perbaikan yang dinilai berlangsung cepat sehingga ruas jalan tersebut kembali dapat dilalui kendaraan dalam waktu kurang dari sepekan.

"Hari ini saya meninjau langsung lokasi perbaikan saluran yang badan jalannya sempat amblas. Saya sangat surprise dalam waktu 5 hari jalan ini sudah bisa dilalui dengan kondisi yang cukup sangat baik," kata Rano, di lokasi, Selasa.

"Walaupun tadi saya sampai minta kepada Dinas Bina Marga untuk me-layer lagi dengan aspal tapi dengan melihat begini (pasca diperbaiki) enggak perlu, artinya ini kondisi yang sangat baik," sambungnya.

Menurutnya, perbaikan dilakukan secara intensif selama hampir empat hari penuh, siang dan malam, dengan melibatkan alat berat. 

Selama proses pengerjaan, ruas jalan terpaksa ditutup demi keselamatan pengguna jalan.

Ia menjelaskan jalan tersebut merupakan jalur penting yang menghubungkan wilayah Jakarta dengan Depok, sehingga percepatan perbaikan menjadi prioritas pemerintah daerah.

"Nah Alhamdulillah barangkali sebagai jalan utama menuju Jakarta atau menuju Depok selesai hari ini, walaupun kiri-kanan tetap harus diperbaiki," tutur dia.

"Saya minta kepada dinas terkait, bahu jalan juga harus diperbaiki agar kelancaran tidak mengganggu. Kemudian yang pasti, sejak awal kejadian utamakan adalah keselamatan bagi masyarakat, masyarakat yang melalui," lanjut Rano.

Selain mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses perbaikan berlangsung, Rano menilai penyelesaian pekerjaan dalam waktu empat hingga lima hari merupakan capaian yang patut diapresiasi.

"Atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang pertama mau sabar dan memaklumi pekerjaan ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi marilah yakini bisa selesai dalam waktu 4-5 hari ini luar biasa, sangat luar biasa," kata dia.

Terkait penyebab amblasnya jalan, Rano mengungkapkan bahwa kerusakan diduga dipicu oleh korosi pada saluran berbahan baja bergelombang atau armco yang telah berusia puluhan tahun.

Ia mengakui potensi kejadian serupa masih dapat terjadi di sejumlah titik lain di Jakarta karena banyak infrastruktur bawah tanah yang sudah berusia tua.

"Jadi memang ini jenis apa ya, besi tapi memang sudah cukup lama, mungkin lebih dari 30 tahun. Saya waktu ditanya di mana, saya bilang tidak memungkiri di Jakarta akan terjadi lagi (jalan amblas) karena banyak sekali armco-armco di Jakarta juga pada kondisi yang sama (yaitu) lama, tua, pasti keropos," tutur dia.

"Kalau besi bahkan kalau dari PDAM saya pernah dikasih tahu, 100 tahun pipa air kita tidak berganti. jadi artinya, makanya tadi saya baru tanya sudah mulai belum diinventarisir titik-titik mana (berpotensi) terjadi," sambungnya. (m31)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.