Bupati Hamenang Bicara Soal Tren Game Mobile, Sebut Tak Bisa Dilawan tapi Diarahkan Jadi Prestasi
Delta Lidina June 02, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menilai perkembangan game mobile dan esports merupakan bagian dari kemajuan teknologi yang tidak bisa dihindari. Karena itu, diperlukan pembinaan agar aktivitas tersebut lebih banyak menghasilkan prestasi dibanding dampak negatif.

Pernyataan itu disampaikan Hamenang menanggapi terbentuknya Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Klaten yang resmi dilantik di Pendopo Pemkab Klaten, Minggu (31/5/2026).

Menurut Hamenang, fenomena meningkatnya minat anak muda terhadap game online merupakan realitas yang terjadi hampir di seluruh daerah.

"Realitasnya perkembangan teknologi tidak bisa dilawan. Yang bisa kita lakukan adalah mengikuti perkembangan teknologi tapi juga bisa membatasi," katanya.

Ia menegaskan pendekatan yang diperlukan bukan melarang, melainkan mengarahkan aktivitas tersebut ke jalur yang lebih produktif.

"Sehingga lebih banyak hal positifnya daripada hal negatifnya," ujarnya.

Hamenang menyambut baik hadirnya IESPA sebagai organisasi yang diharapkan mampu memberikan wadah pembinaan bagi komunitas esports di Kabupaten Klaten.

ESPROTS KLATEN - ESPORTS KLATEN - Pengurus Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Klaten periode 2026-2030 yang baru dilantik pada Minggu (31/5/2026).
ESPROTS KLATEN - ESPORTS KLATEN - Pengurus Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Klaten periode 2026-2030 yang baru dilantik pada Minggu (31/5/2026). (TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo)

Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut dapat membantu anak-anak muda yang memiliki minat di dunia game online agar lebih terarah.

"Selamat atas terbentuknya organisasi e-sport di Kabupaten Klaten. Semoga bisa menaungi anak-anak muda di Kabupaten Klaten yang memang gemar game online," katanya.

Baca juga: Bupati Hamenang Sebut Esports Bisa Jadi Jalan Prestasi Anak Muda Klaten

Ia berharap pembinaan yang dilakukan IESPA mampu membuka jalan lahirnya atlet-atlet esports berprestasi dari Klaten.

"Sehingga mereka bisa lebih terarah dan menuju ke prestasi," lanjutnya.

Dengan tingginya animo masyarakat terhadap esports di Klaten, Hamenang berharap potensi tersebut dapat dikelola secara positif sehingga mampu melahirkan prestasi bagi daerah di tingkat regional maupun nasional.

Harapan itu sejalan dengan program yang tengah disiapkan IESPA Klaten. 

Ketua IESPA Klaten Yohanes Febri Dwi Atmaja mengatakan organisasinya akan fokus pada edukasi, pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi hingga penjaringan talenta muda.

Selain itu, IESPA juga berencana masuk ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman esports bukan sekadar aktivitas bermain game, melainkan olahraga prestasi yang memiliki jenjang karier. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.