- Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyoroti lawatan luar negeri Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perhatian publik.
Fernando menilai kehadiran langsung seorang kepala negara dalam forum internasional maupun kunjungan kenegaraan memiliki dampak yang jauh lebih besar dibandingkan jika hanya diwakili menteri atau pejabat lainnya.
Meski demikian, Fernando mengingatkan keberhasilan dari lawatan tidak cukup diukur dari jumlah kunjungan atau sambutan yang diterima.
Hasil nyata dari berbagai kesepakatan yang tercapai harus menjadi ukuran utama keberhasilan diplomasi tersebut.
Ia juga menyoroti pentingnya transparansi terkait pembiayaan kunjungan luar negeri.
Terutama setelah muncul pembahasan mengenai penggunaan dana pribadi Presiden dalam beberapa agenda kenegaraan.
Fernando berharap setiap kunjungan luar negeri tetap mengacu pada perencanaan anggaran yang jelas dan tidak melampaui batas yang telah ditetapkan negara.
Ia menyatakan, publik kini menunggu bukan hanya aktivitas diplomasi di panggung internasional.
Namun, juga hasil konkret yang dapat dirasakan masyarakat Indonesia dari setiap lawatan yang dilakukan Presiden.