PROFIL dan Jejak Karir Nanik Sudaryati Kepala BGN yang Baru Pengganti Dadan Hindayana
Angel aginta sembiring June 03, 2026 12:27 AM

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah profil dan jejak karir Nanik Sudaryati Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru pengganti Dadan Hindayana.

Adapun Nanik Sudaryati resmi menjadi Kepala BGN baru pengganti Dadan Hindayana.

Penunjukan tersebut diumumkan langsung Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026) malam.

Nanik menggantikan posisi Dadan Hindayana dalam perombakan total jajaran pimpinan lembaga pengawal program makan bergizi gratis tersebut. 

Kini profil dan jejak karir Nanik sontak jadi sorotan.

Nanik disebut sudah dikenal sebagai orang dekat Prabowo sejak lama.

Sebelum dipercaya memegang tongkat estafet kepemimpinan BGN, perempuan kelahiran Madiun, 3 Januari 1968 ini merupakan Wakil Kepala BGN yang membidangi sektor Komunikasi Publik dan Investigasi.

Baca juga: PENYEBAB Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN dan 2 Wakilnya, Diduga Jual-Beli dapur MBG?

Jauh sebelum masuk ke dalam pusaran birokrasi dan jabatan publik, Nanik merupakan seorang jurnalis senior yang memiliki rekam jejak panjang di industri media cetak nasional.

Ia mengawali kariernya sebagai wartawati di bawah naungan jaringan media Persda Kompas-Gramedia sejak tahun 1989.  

Ia tercatat pernah menjadi wartawan untuk Tabloid Bangkit. 

Karir jurnalistiknya terus menanjak hingga dipercaya mengemban posisi pemimpin redaksi dan mengelola berbagai produk media di bawah Kelompok Media Peluang (KMP) serta MNC Media, seperti majalah bisnis Prospektif, tabloid Genie, dan tabloid Mom and Kiddie.  

Selama aktif sebagai wartawati, lulusan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini dikenal sebagai figur jurnalis perempuan yang kritis dalam menyuarakan isu-isu sosial, politik, hingga ekonomi nasional.


Karier Nanik di lingkaran pemerintahan terhitung melesat sejak masa transisi pemerintahan pasca-Pilpres. 

Kiprahnya di birokrasi dimulai saat dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan atau BP Taskin pada Oktober 2024. 

Di lembaga tersebut, ia fokus mengintegrasikan program penanganan kemiskinan dengan pemenuhan gizi di wilayah 3T atau Terdepan, Terluar, dan Tertinggal.

Baca juga: Klasemen Sementara Piala AFF U19: Indonesia dan Thailand Puncaki Grup, Vietnam-Malaysia Tempel Ketat

Selain di badan pengentasan kemiskinan, alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini juga sempat dipercaya masuk ke sektor korporasi negara.

Ia tercatat pernah diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) pada pertengahan Juni 2025 lalu.

Sebelum masuk ke ranah birokrasi dan BUMN, Nanik lebih dikenal sebagai tokoh yang memiliki kedekatan politik jangka panjang dengan Prabowo Subianto. 

Ia aktif menjadi bagian dari tim sukses pasangan Prabowo-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 silam.

Dadan Hindayana Mendadak Dicopot, 4 Bulan Setelah Dianugerahi Bintang Jasa Utama

Presiden Prabowo Subianto mendadak mencopot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dari jabatannya. 

"Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam. 

Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua wakil kepala Badan Gizi Nasional, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang diangkat menjadi kepala BGN untuk menggantikan Dadan Hindayana. 

Baca juga: Terpaksa Pindah Sekolah saat Naik Kelas , SD Negeri di Simalungun Hanya Miliki Dua Ruang Kelas 

Pencopotan Dadan cukup mengejutkan. Pasalnya, baru empat bulan lalu Dadan dianugerahi Jasa Bintang Utama oleh Presiden Prabowo, karena dianggap berjasa atas program Makan Bergizi Gratis (MBG).  

Prasetyo menambahkan, posisi wakil kepala kini diisi oleh dua pejabat baru, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen Eddy Trenggono.

"Kemudian Saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Dan Saudara Mayjen Eddy Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," sambung Prasetyo.

Prasetyo menjelaskan bahwa perombakan ini merupakan hasil evaluasi berkala yang dilakukan oleh Presiden Prabowo. Penilaian tersebut melibatkan masukan dari berbagai kementerian terkait, masyarakat, hingga para penerima manfaat langsung.

Prasetyo berharap jajaran pimpinan yang baru dilantik dapat segera bergerak cepat memetakan langkah taktis organisasi.

"Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi," pungkasnya.

*/tribun-medan.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.