Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM - Striker muda asal Desa Nunurantai, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Dimas Adi Prasetyo, menjadi salah satu bintang kemenangan Timnas Indonesia U-19 saat menaklukkan Myanmar dengan skor 3-0 pada laga perdana Grup A Piala AFF U-19.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026) malam itu menjadi panggung bagi pemain muda binaan Sulawesi Tengah tersebut untuk menunjukkan kualitasnya bersama skuad Garuda Muda asuhan Nova Arianto.
Dimas mencetak dua dari tiga gol kemenangan Indonesia. Satu gol lainnya disumbangkan Arkhan Kaka.
Gol pertama Dimas lahir melalui skema serangan yang rapi.
Menerima umpan dari rekannya yang berhasil lolos dari jebakan offside.
Dimas dengan tenang menuntaskan peluang di dalam kotak penalti dan menggetarkan jala Myanmar.
Baca juga: Kabupaten Buol Maksimalkan Akomodasi dan Transportasi untuk POPDA 2026
Sementara gol keduanya tercipta setelah memanfaatkan kesalahan kiper lawan.
Bola yang gagal diamankan penjaga gawang Myanmar langsung direbut Dimas sebelum menceploskannya ke dalam gawang.
Gol pertama timnas diciptakan oleh Arkhan Kaka setelah menerima bola daerah dari Algazani dan berhasil menceploskan kegawang dengan kaki kanannya.
Kemenangan 3-0 tersebut menjadi modal berharga bagi Indonesia dalam mengawali persaingan di Grup A.
Hasil itu menempatkan Timnas Indonesia U-19 di posisi kedua klasemen sementara Grup A, di bawah Vietnam yang unggul selisih gol.
Bagi masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Parigi Moutong, penampilan Dimas menjadi kebanggaan tersendiri.
Baca juga: Monev Rutin, Kanwil BPN Sulteng Dorong Peningkatan Layanan Pertanahan
Pemain kelahiran 13 April 2008 itu merupakan putra dari Yoyo, mantan pemain sepak bola tarkam yang cukup dikenal di wilayah Kecamatan Taopa.
Perjalanan sepak bola Dimas dimulai dari lapangan sederhana di Desa Nurante.
Sejak kecil, ia mengasah kemampuannya bersama teman-teman sebaya sebelum bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Persita Taopa dan SSB Labuan Beru.
Bakatnya terus berkembang melalui berbagai kompetisi usia muda, termasuk Piala Suratin dan Liga TopSkor yang menjadi ajang pembuktian bagi banyak pesepak bola muda Indonesia.
Kerja kerasnya kemudian membuahkan hasil setelah lolos seleksi PSM Makassar U-18.
Bersama tim muda PSM Makassar, Dimas ikut mengantarkan klub tersebut meraih gelar juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 musim 2024-2025.
Kini, namanya mulai dikenal publik sepak bola nasional setelah tampil impresif bersama Timnas Indonesia U-19.
Dua gol yang dicetak ke gawang Myanmar menjadi bukti bahwa talenta dari daerah mampu bersaing di level tertinggi kelompok umur Indonesia.
Dari lapangan desa di Nunurantai hingga mengenakan seragam Merah Putih di ajang internasional, perjalanan Dimas Adi Prasetyo menjadi inspirasi bagi banyak pesepak bola muda di Sulawesi Tengah yang bercita-cita menembus Timnas Indonesia. (*) # Selebrasi Lokal 2026