TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri di Riau akan bergulir mulai 8 Juni 2026 mendatang.
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau memastikan proses pendaftaran SPMB Riau 2026 dilakukan secara daring untuk mempermudah akses masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan tahap awal proses SPMB SMA/SMK di Riau akan dimulai pada 8 Juni mendatang.
Pada tahap pertama ini dimulai dengan aktivasi akun, pengisian data diri, hingga pengunggahan dokumen persyaratan di laman PMB Riau, pmb.riau.go.id.
"Seluruh tahapan penerimaan murid baru telah disusun secara bertahap agar proses berjalan tertib, transparan, dan memudahkan calon peserta didik maupun orang tua," ujarnya, Senin (1/6/2026).
Akses sistem dibuka mulai 8 Juni 2026 pukul 08.00 WIB hingga 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.
Selanjutnya, proses verifikasi berkas dilakukan oleh panitia sekolah pada 10-20 Juni 2026.
Baca juga: Pastikan SPMB Riau Transparan, Disdik Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan dan Jual Beli Bangku
Baca juga: Edaran KPK Soal Larangan Pungli SPMB, DPRD Riau: Tidak Ada Titipan atau Pungli
Penerimaan tahun ini dilakukan melalui empat jalur dengan kuota yang telah ditetapkan untuk masing-masing jenjang pendidikan.
Untuk SMA Negeri, kuota penerimaan dibagi melalui Jalur Domisili 30 persen, Prestasi 35 persen, Afirmasi 30 persen, dan Mutasi 5 persen.
Sementara untuk SMK Negeri, kuota terdiri dari Jalur Tempatan 10 persen, Afirmasi 15 persen, Reguler 70 persen, dan Mutasi 5 persen.
Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
Peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026.
"Kami mengimbau masyarakat memahami seluruh tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti proses penerimaan siswa baru tahun ini," katanya.
Menjelang dibukanya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri tahun 2026, Dinas Pendidikan Provinsi Riau mengingatkan calon peserta didik dan orang tua untuk mulai mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan sejak sekarang.
Menurut Erisman, banyak kendala pada proses penerimaan siswa baru sebelumnya terjadi karena calon peserta didik terlambat melengkapi berkas atau menemukan kesalahan data saat pendaftaran berlangsung.
Karena itu, pihaknya meminta masyarakat memastikan seluruh dokumen telah siap sebelum akses pendaftaran dibuka.
"Kita harapkan anak-anak kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari sekarang," katanya, Senin (1/6/2026).
Disdik Riau juga telah melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah sejak akhir Maret serta menggelar simulasi pendaftaran pada 25 hingga 30 Mei 2026.
Langkah tersebut dilakukan agar siswa, orang tua, dan pihak sekolah memahami seluruh mekanisme pendaftaran berbasis digital yang diterapkan tahun ini.
Tahapan Aktivasi akun, calon murid meng-upload atau melengkapi seluruh dokumen kelengkapan yang dipersyaratkan.
Saat aktivikasi akun diwajibkan untuk:
- Ijazah bagi lulusan Tahun 2024 dan 2025,
- Bagi lulusan Tahun 2026 Menyerahkan SKL Ketika daftar ulang,
- Scan rapor Semester I-V dan Surat Keterangan Rata-Rata Nilai rapor Semester I-V SMP/sederajat yang diterbitkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan
- Kartu Keluarga (KK),
- Akta lahir/ surat keterangan lahir
- Surat Penyataan Keabsahan Dokumen
Aktivasi Akun & Persiapan
Dimulai pada 08 Juni 2026 pukul 08.00 WIB.
Pendaftaran Negeri
Dimulai 10 Juni 2026 pukul 08.00 WIB sampai dengan 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.
Pendaftaran Swasta
Dimulai 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB sampai dengan 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB.
Pengumuman Hasil
Pengumuman hasil seleksi: 22 Juni 2026 (Negeri) dan 27 Juni 2026 (Swasta) pukul 10.00 WIB.
(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)