SURYA.CO.ID SURABAYA - Persebaya Surabaya kembali kehilangan dua pemain asing andalannya menjelang musim baru.
Setelah sejumlah legiun asing berpamitan, Bruno Moreira dan Milos Raickovic resmi mengakhiri kebersamaan mereka dengan Bajul Ijo, meninggalkan kontribusi besar serta kenangan mendalam bagi Bonek dan Bonita.
Bruno Moreira resmi mengumumkan perpisahannya dengan Persebaya Surabaya setelah menjalani total empat musim bersama klub kebanggaan Kota Pahlawan tersebut.
Pemain asal Brasil itu pertama kali bergabung pada musim 2021/2022. Sempat berkarier di kompetisi kasta kedua Liga Yunani selama satu musim, Bruno kembali ke Surabaya dan menjadi bagian penting tim dalam tiga musim terakhir, termasuk mengemban tugas sebagai kapten.
"Empat tahun dengan klub ini, kota ini, dan para penggemar ini," terang Bruno Moreira, Selasa (2/6/2026) malam.
Selama membela Persebaya, Bruno berkembang menjadi salah satu pemain paling konsisten. Musim 2025/2026 menjadi periode terbaiknya dengan torehan 12 gol dan 8 assist dari 28 pertandingan.
Baca juga: Sosok Bruno Moreira Pamit dari Persebaya, Tinggalkan Jejak Gol dan Kedekatan dengan Bonek
Catatan tersebut melampaui performanya pada dua musim sebelumnya. Pada musim 2023/2024 ia mencetak 10 gol dan 4 assist dari 31 pertandingan, sedangkan musim 2024/2025 mengoleksi 10 gol dan 3 assist dari jumlah penampilan yang sama.
Dalam pesan perpisahannya, Bruno mengenang seluruh perjalanan yang dilalui bersama Persebaya, mulai dari kegembiraan hingga masa-masa sulit.
"Semuanya terjadi seperti yang seharusnya. Dengan setiap kesalahan dan setiap kejayaan, setiap kemenangan dan setiap kekalahan," terang pemain berusia 27 tahun itu.
"Saya selalu memikirkan satu hal: bagaimana saya bisa menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik, setiap hari," tambahnya.
Bruno juga mengaku banyak belajar selama dipercaya mengenakan ban kapten tim.
"Saya selalu lapar untuk belajar sesuatu yang baru dari setiap pertandingan. Setiap sesi latihan, setiap hari, setiap detik, agar saya bisa membawa keluar versi terbaik dari diri saya untuk klub ini, untuk para penggemar, dan untuk rekan-rekan saya," kata Bruno Moreira.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada seluruh elemen klub dan suporter yang selalu mendukungnya selama berada di Surabaya.
"Terima kasih kepada setiap anggota staf, dari mereka yang bekerja di balik layar hingga kepemimpinan klub. Setiap dari kalian memainkan peran penting, selalu dengan dedikasi, semangat, dan kegembiraan," ucapnya.
Baca juga: Perpisahan Emosional Milos Raickovic, Kenangan Bersama Persebaya Dan Bonek Tak Akan Terlupakan
"Terima kasih, Bonek & Bonita, untuk setiap dukungan, setiap doa, dan setiap momen yang tak terlupakan. Saya akan membawa kalian bersama saya selamanya," tambah pemain kelahiran 8 April 1999 tersebut.
Bruno memastikan dirinya akan melanjutkan karier di luar Indonesia pada musim mendatang.
"Terima kasih Persebaya. Terima kasih Surabaya, Indonesia. Musim berikutnya, saya akan memulai babak baru di luar Indonesia," pungkas Bruno Moreira.
Tak lama setelah kabar kepergian Bruno, Persebaya juga ditinggalkan gelandang asal Montenegro, Milos Raickovic.
Pemain berusia 32 tahun itu mengumumkan perpisahan melalui akun Instagram pribadinya setelah menjalani satu musim bersama Bajul Ijo.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di klub atas dukungan, kepercayaan, dan momen-momen yang kami lalui bersama selama saya berada di Persebaya," terang Milos Raickovic.
"Sungguh, suatu kehormatan dan hak istimewa bisa mengenakan seragam Persebaya," tambahnya.
Perpisahan Milos cukup mengejutkan karena terjadi saat performanya sedang menanjak. Pada empat laga terakhir Super League 2025/2026, ia menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di lini tengah Persebaya.
Milos mencatat empat gol dan satu assist dalam periode tersebut. Sepanjang musim, mantan pemain Timnas Montenegro itu tampil dalam 33 pertandingan dengan kontribusi tiga gol dan empat assist.
Padahal, pada awal kedatangannya musim lalu, Milos sempat mengalami kesulitan beradaptasi. Namun perlahan ia mampu menemukan ritme permainan terbaik dan menjadi bagian penting dalam skema tim.
"Saya selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini dan saya sangat puas dengan musim yang telah kita lalui," terang Milos secara tegas.
Dalam pesan perpisahannya, Milos memberikan apresiasi khusus kepada Bonek dan Bonita yang selalu memberikan dukungan luar biasa.
"Terima kasih khusus saya sampaikan kepada Bonek dan Bonita - semangat, loyalitas, dan energi luar biasa kalian membuat klub ini benar-benar menakjubkan," terang pemain kelahiran 2 Desember 1993 itu.
"Bermain di depan kalian adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan," tambahnya.
Meski hanya semusim berseragam Persebaya, Milos mengaku memperoleh pengalaman berharga dan optimistis klub tersebut akan kembali meraih prestasi pada masa mendatang.
"Persebaya adalah klub hebat yang selalu pantas mendapatkan hasil terbaik, dan saya yakin bahwa masa depan akan membawa kesuksesan dan trofi," kata Milos Raickovic.
"Mungkin jalan kami akan bertemu lagi di masa depan. Salam satu nyali, WANI!," pungkasnya.
Kepergian Bruno Moreira dan Milos Raickovic membuat jumlah pemain asing yang meninggalkan Persebaya bertambah menjadi lima orang. Sebelumnya, Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, dan Pedro Matos lebih dulu mengumumkan perpisahan.