​Permudah Orang Tua Calon Siswa, SMPN 6 Sungailiat Terapkan Pendaftaran PPDB Secara Offline
Ardhina Trisila Sakti June 03, 2026 02:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mengantisipasi kendala teknis dan mempermudah para orang tua calon siswa, SMP Negeri 6 Sungailiat memutuskan untuk menggelar proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara tatap muka atau offline, Rabu (3/6/2026).

​Langkah ini diambil berdasarkan evaluasi dari pelaksanaan PPDB tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Pelaksana PPDB SMPN 6 Sungailiat, Habi Bullah mengungkapkan sistem online yang sempat diterapkan sebelumnya justru membuat panitia harus bekerja dua kali.

"Banyak orang tua yang meminta bantuan panitia, mengisi formulir pendaftaran online karena belum sepenuhnya mengerti. Untuk mengatasi hal itu dan agar kerja panitia tidak menumpuk, kami memutuskan untuk langsung menerapkan pendaftaran secara offline," kata Habi Bullah.

​Pada tahun ini, SMPN 6 Sungailiat menyediakan kuota penerimaan total sebanyak 64 siswa yang akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel) atau kelas.

"Jumlah kuota ini disesuaikan dengan Surat Keputusan (SK) terbaru, dari yang sebelumnya sempat direncanakan sebanyak 72 siswa," bebernya.

​Tahapan dan jadwal pendaftaran pelaksanaan PPDB di SMPN 6 Sungailiat sejauh ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Saat ini, proses pendaftaran baru memasuki tahap awal.

"Alhamdulillah sampai saat ini lancar, belum ada kendala dan kami membantu orang tua calon siswa yang mendaftarkan anaknya di SMPN 6 Sungailiat melalui jalur Afirmasi dan  prestasi yang dibuka sejak kemarin," terangnya.

Tak lupa, ia juga mengimbau kepada seluruh orang tua untuk terus memantau informasi perkembangan PPDB agar tidak melewatkan tanggal-tanggal penting yang sudah dijadwalkan demi kelancaran pendaftaran anak-anak mereka.

"Iya, kami ingatkan orang tua untuk selalu memantau jadwal pendaftaran dan jangan sampai terlewatkan. Kami siap membantu orang tua, apabila ada kendala saat melakukan pendaftaran," ucapnya.

Pihaknya juga menegaskan, sejak awal pelaksanaan hingga kedepan, tidak ada istilah siswa titipan dalam proses penerimaan di sekolah dan sesuai dengan prosedur penerimaan siswa baru.

"Kami jelas menindaklanjuti hal itu. Dari dulu kami tidak mau ada hal-hal seperti itu (siswa titipan). Intinya, kami mematuhi dan mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang telah disiapkan oleh pihak dinas," tegasnya.

(Bangkapos.com/Adi Saputra).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.