SURYA.co.id, SURABAYA - Timnas Basket U18 Putri Indonesia membuka perjalanan di FIBA U18 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 dengan hasil manis.
Skuad asuhan Amin Prihantono itu berhasil menumbangkan Singapura dengan skor meyakinkan 66-49 di STI West Negros University Gym, Bocolod, Filipina pada Selasa (2/6/2026) malam.
“Anak-anak bermain bagus, offense dan defense sudah cukup solid. Memang ada yang perlu kami benahi lagi sedikit,” kata Amin Prihantono.
Pertandingan berlangsung ketat, dimana Indonesia langsung menekan sejak tip off.
Permainan cepat yang diperagakan, mampu mengantarkan mereka leading empat angka di kuarter pertama, pertandingan ditutup dengan kedudukan 15-11.
Dominasi Indonesia terus menguat di kuarter kedua dengan tambahan 17 poin.
Berbanding 8 angka yang didapat Singapura. Pasukan Merah Putih unggul 32-19 saat turun minum.
Memasuki kuarter ketiga, Indonesia menjaga momentum, berhasil menambah 17 poin berbanding 11 angka dari Singapura.
Singapura bangkit di kuarter akhir. Berhasil mendapatkan tambahan 19 poin, unggul dari Indonesia yang hanya mendapat 17 poin.
Namun, penampilan impresif kuarter terakhir tidak mampu menyelamatkan Singapura dari kekalahan. Skor 66-49 untuk kemenangan Indonesia menjadi hasil akhir.
Pertandingan ini, pemain Indonesia, Ariqa Shafa Chayyara tampil gemilang.
Berhasil mencatatkan poin terbanyak dengan koleksi 14 angka, 2 rebound, dan 3 assist.
Disusul Inez Angelina Welly dengan catatan 11 poin, 6 rebound, 5 assist. Urutan ketiga ditempati Joanne Giovanni dengan koleksi 10 angka dan 3 rebound.
Sementara di kubu Singapura, Marsya Sazali mampu mengoleksi poin terbanyak dengan catatan 15 poin dan 4 rebound.
Disusul Tricia Lau yang bukukan 9 poin, 4 rebound, dan 5 assist.
Kemenangan ini menjadi modal penting laga kedua ajang ini, dimana Timnas Basket U18 Putri akan menghadapi Vietnam, Rabu (4/6/2026).
"Selain evaluasi, kami juga mulai fokus persiapan menghadapi Vietnam,” terang Amin Prihantono.
“Kami sudah nonton bagaimana Vietnam bermain," tambahnya.
Berdasarkan analisa yang sudah dilakukan. Satu yang menjadi fokus antisipasi kekuatan Vietnam adalah antisipasi outside shooting.
"Ada beberapa pemain sudah di-notice shooternya. Kami akan antisipasi dengan apa yang telah kami persiapkan. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” pungkas Amin Prihantono.