Timnas Putri Indonesia Takluk 0-2 dari Singapura, Banyak Peluang Terbuang Jadi Sorotan
Suci BangunDS June 03, 2026 10:46 PM

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Putri Indonesia harus mengawali FIFA Matchday Juni 2026 dengan hasil mengecewakan setelah kalah 0-2 dari Singapura di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/6/2026) malam WIB.

Dua gol cepat dari Danielle Tan pada menit ke-10 dan Nicole Lim menit ke-22 menjadi pembeda dalam laga tersebut.

Meski kalah, Garuda Pertiwi sebenarnya tidak kekurangan peluang sepanjang pertandingan. Hanya saja penyelesaian akhir masih jadi kendala.

Menurut statistik Lapangbola, Garuda Pertiwi menguasai 69 persen ball possesion dan melepaskan 19 tembakan.

Dari sekian banyak itu, tujuh diantaranya tepat sasaran dan selalu diselamatkan oleh kiper Singapura.

Sementara Singapuran sendiri hanya mencatatkn 31 persen ball possesion dan melepaskan tujuh tembakan dengan tiga yang tepat sasaran.

Statistik ini menunjukkan bagaimana efektifitas permainan Singapura, sangat berbanding terbalik dengan apa yang ditunjukkan Srikandi Merah Putih yang tak cukup efektif.

Kekalahan ini sekaligus menjadi alarm bagi tim asuhan Satoru Mochizuki jelang laga berikutnya melawan Kamboja. Jika kalah, ranking Timnas Putri Indonesia bisa melorot lebih jauh lagi.

Highligt Pertandingan

Sejak awal pertandingan, Singapura tampil lebih rapi dan tenang dalam menguasai permainan. 

Indonesia justru beberapa kali terlihat terburu-buru ketika mencoba membangun serangan setelah tertinggal.

Gol pertama Singapura lahir di menit ke-9' lewat situasi yang cukup tidak beruntung bagi Indonesia.

Tendangan Danielle Tan dari sisi kiri kotak penalti membentur kaki Emily Nahon sebelum berubah arah dan masuk ke gawang Alleana Ayu.

Tertinggal satu gol membuat Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan. 

Peluang sempat didapat lewat sundulan Emily Nahon memanfaatkan tendangan bebas Felicia De Zeeuw, tetapi masih terlalu lemah.

Indonesia sebenarnya memiliki sejumlah kesempatan emas pada babak pertama. 

Sheva Imut, Estella Loupatty, hingga Siti Rosdilah bergantian mengancam gawang Singapura, namun penampilan kiper Nur Izairida tampil sangat solid di bawah mistar.

Alih-alih menyamakan skor, Indonesia justru kembali kebobolan pada menit ke-22. Nicole Lim melepaskan tendangan first time melengkung yang gagal dijangkau Alleana Ayu.

Setelah unggul dua gol, Singapura bermain jauh lebih tenang. Mereka mampu menjaga organisasi permainan dan disiplin saat bertahan menghadapi tekanan Indonesia.

Masuk babak kedua, Mochizuki langsung melakukan sejumlah perubahan dengan memasukkan Iris De Rouw, Pauline Van de Pol, Isabel Kopp, hingga Isabelle Nottet.

Perubahan itu sempat membuat permainan Indonesia lebih hidup, terutama lewat tusukan Isabelle Nottet di sisi kanan pertahanan Singapura.

Indonesia terus mencoba menekan lewat berbagai percobaan tembakan dari luar kotak penalti maupun situasi bola mati. Namun, masalah penyelesaian akhir kembali menjadi kendala utama.

Selain itu, beberapa pemain Indonesia terlihat terlalu lama melepaskan bola sehingga momentum serangan sering hilang sendiri.

Di sisi lain, Singapura tampil jauh lebih tenang dalam mengatasi tekanan. Meski ranking FIFA mereka berada di bawah Indonesia, para pemain Singapura terlihat lebih siap secara permainan.

Hal itu tidak lepas dari rutinitas kompetisi dan pembinaan sepak bola putri di negara tersebut. Banyak pemain Singapura yang rutin menjalani liga domestik maupun kompetisi antarklub Asia sehingga terbiasa menghadapi tekanan pertandingan.

Indonesia sebenarnya mendominasi serangan pada akhir laga. Peluang emas sempat hadir lewat sundulan Emily Julia dan tendangan Reva Oktaviani, tetapi semuanya gagal berbuah gol.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk kemenangan Singapura tetap bertahan.

Kekalahan ini kembali memperlihatkan bahwa Timnas Putri Indonesia masih membutuhkan kompetisi liga yang stabil untuk meningkatkan kualitas permainan dan ketenangan para pemain di lapangan.

Selain itu, keputusan line up dan komposisi pemain dari tim pelatih juga mulai menjadi sorotan publik setelah performa Indonesia dinilai belum menemukan keseimbangan permainan terbaik.

Susunan Pemain

Timnas Putri Indonesia (4-4-2):

Alleana Ayu; Gea Yumanda, Emily Nahon, Safira Ika Putri, Allya Putri; Siti Rosdilah, Viny Silfianus, Felicia De Zeeuw, Sheva Imut; Estella Loupatty, Marsela Awi.

Pelatih: Satoru Mochizuki.

Timnas Putri Singapura (3-4-3):

Nur Izairida; Irsalina Irwan, Siti Rosnani, Yasmine Zaharin; Venetia Lim, Nur Ain Salleh, Nur Syazwani, Yuvika Suresh; Nicole Lim, Danielle Tan, Farah Nurzahirah.

Pelatih: Mihoko Ishida.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.