Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat, Laga Diwarnai Hujan Kartu Kuning dan Merah
Rendy Nicko Ramandha June 04, 2026 02:54 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER - Persid Jember mengantongi satu skor melawan Persemay Maybrat dalam laga lanjutan Liga 4 Nasional Gurp P di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Jember, Rabu (3/6/2026).

Meski hanya berhasil mengantongi satu skor, posisi Persid Jember ada di puncak klasemen, karena memiliki 6 poin dari dua kemenangan beruntun.

Gol tunggal Tim Macan Raung dicetak oleh Farrel (10) di menit ke-42, setelah menerima umpan silang dari sang kapten Persid, Ajudya Eka Kurniawan (2).

Sundulan Farrel mampu menjebol gawang Persemay yang dijaga oleh Abdul Syawal Nawarissa (80).

Hingga dua babak pertandingan selesai, skor 1 : 0 untuk Persid tetap. 

Persid tidak bisa menambah skor, sedangkan Persemay Maybrat juga tidak mampu menjebol gawang Persid Jember yang dijaga Rahmad Taufiq Hidayat (30).

Diwarnai Hujan Kartu

Hujan Kartu mewarnai pertandingan yang berakhir petang tadi. Wasit David Son Sasube mengeluarkan delapan kartu kuning, dan satu kartu Merah.

Banyaknya kartu yang dikeluarkan wasit karena pertandingan berlangsung sengit mulai menit awal.

Sejumlah pemain bertumbangan, akibat tendangan maupun sikutan tangan.

Pemain Persemay yang diganjar kartu kuning adalah Harun Vendy Bebari (29), Faldo Stev Serlalowy (8), Rinfa H Saba Murafer (88), dan Roberto Elfrado Sauyai (10). Sedangkan kartu Merah diterima oleh Frans Taribaba (13), akibat akumulasi dua kartu kuning.

Kartu merah diberikan di menit ke-22, setelah Taribaba mendapatkan akumulasi kartu kuning. Akibatnya, Persemay main dengan 10 orang hingga babak kedua berakhir.

Sementara itu, kartu kuning untuk pemain Persid diterima oleh Dicky Budi Kurniawan (16), Farrel (10), dan Muhammad Reza Rahmadiputra (12).

Pelatih Persid Jember, Nurul Huda mengatakan, laga kedua Liga 4 Nasional ini sangat intens dan masing-masing tim berharap bisa meraih poin penuh.

“Memang intens ya di babak pertama, tapi di babak kedua anak-anak tertekan karena anak-anak merasa tidak dilindungi oleh wasit, meski lawan hanya 10 orang pemain,” ujarnya.

Menurut Huda, pada babak kedua mental pemain Persid turun karena mendapatkan perlawanan sengit dari Persemay, dan wasit dinilai kurang jeli dalam mengambil keputusan.

Di sisi lain Manajer Persemay Maybrat Steven Marthen Luter Murafer mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit, yang dinilainya kurang tegas, dan berharap bisa bermain fair play.

“Kami merasa dirugikan, kecewa. Seharusnya wasit selama 90 menit bisa adil dalam laga tadi" ujar Steven.

Meski begitu, Steven tetap bersyukur karena meraih satu tiket ke babak selanjutnya.

Di Grup P kini Persemay mengantongi tiga poin. Selanjutnya, klub asal Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya ini optimistis bisa menambah poin di pertandingan selanjutnya melawan Golden FC Merauke.

(Sri Wahyunik/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.