TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG – Handika Prasetyo, pelajar asal Desa Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, menjadi korban pencurian sepeda motor di Desa Klakah, Kecamatan Klakah, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 19.58 WIB. Sepeda motor Honda Beat milik korban hilang saat diparkir di depan Apotek Klakah, Jalan Raya Klakah.
Aksi pencurian terekam kamera CCTV berdurasi 26 detik dan beredar di media sosial Facebook. Dalam rekaman, pelaku berjaket hitam dan mengenakan helm mendekati motor korban, memutar kunci yang masih tertancap, lalu kabur dengan kecepatan tinggi.
Kasubsi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, kejadian bermula saat korban membonceng perempuan dan berhenti di area parkir apotek untuk membeli obat.
"Korban berhenti di area parkir Apotek Klakah untuk membeli obat. Sesampai di area parkir perempuan yang dibonceng korban juga turun dari sepeda motor dan memasuki Toko Alfamart yang berada di samping Apotek Klakah," kata Suprapto, Rabu (3/6/2026).
Baca juga: Polres Bondowoso Tangkap DPO Residivis Pencurian, Ungkap 4 Kasus Lain dalam Sehari
Saat korban dan temannya masuk Alfamart untuk mengambil uang di ATM karena apotek tidak memiliki uang kembalian, kunci sepeda motor masih tertinggal di kendaraan.
"Korban dan teman perempuannya keluar dari toko Alfamart Klakah dan melihat sepeda motor tersebut yang semula terparkir di area parkir apotek Klakah sudah hilang," imbuh Suprapto.
Berdasarkan keterangan korban, Suprapto menduga pelaku melihat peluang saat melintas. Pelaku kemudian putar balik dan berhenti di sebelah selatan area parkir.
"Pelaku yang dibonceng turun dari sepeda motor dan berjalan menuju ke arah sepeda motor korban langsung mengambil sepeda motor korban dengan cara menghidupkan sepeda motor menggunakan kunci sepeda motor yang tertinggal," bebernya.
Diduga 2 Pelaku, Kerugian Rp18 Juta
Polisi memperkirakan aksi dilakukan dua orang. Satu pelaku mengambil motor, sementara satu pelaku lain mengendarai sepeda motor sebagai sarana.
Baca juga: Lukai Kepala dan Tangan Sendiri, Perawat RS Probolinggo Mengaku Dibegal Ternyata Hanya Rekayasa
"Diperkirakan pelaku dua orang, satu pelaku yang mengambil sepeda motor korban, serta satu pelaku mengendarai sepeda motor sebagai sarana pencurian," ujar Suprapto.
Polisi mengimbau warga tidak meninggalkan kunci kendaraan di motor meskipun hanya sebentar, untuk mencegah aksi pencurian serupa.
(Imam Nawawi/TribunJatimTimur.com)