Jakarta (ANTARA) - Beberapa pemain senior dan penting menjadi andalan Brasil, Maroko, Haiti, dan Skotlandia yang bergabung dalam Grup C Piala Dunia 2026.
Laman FIFA pada Kamis menyatakan ada persaingan menarik di Grup I Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini.
Sejumlah pemain kunci bakal menjadi penentu nasib timnya berkat pengalaman, produktivitas, dan pengaruh mereka.
Sosok pertama yang menarik perhatian adalah Neymar.
Penyerang veteran itu kembali masuk skuad Brasil atau keempat secara beruntun di panggung sepak bola terbesar dunia. Dia menjadi motor serangan Brasil melalui kreativitas, kemampuan mencetak gol, dan visi bermainnya.
Di level tim nasional, Neymar telah mengoleksi lebih dari 70 gol dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil.
Pengalamannya di panggung dunia menjadikannya sosok sentral dalam upaya Brasil memburu gelar juara dunia yang keenam.
Berikutnya Achraf Hakimi yang vital bagi Maroko.
Bek kanan ini menjadi simbol kebangkitan sepak bola Maroko dalam beberapa tahun terakhir.
Hakimi memainkan peran besar saat Maroko mencetak sejarah mencapai semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar yang merupakan pencapaian terbaik Maroko dalam Piala Dunia.
Selain kuat dalam bertahan, pemain Paris Saint Germain itu juga berkontribusi besar dalam menyerang melalui assist dan kemampuan membangun serangan dari sayap.
Kepemimpinannya membuat Hakimi menjadi figur penting Singa Atlas dalam menjalani persaingan di Grup C. Hakimi baru saja membawa Paris Saint Germain menjuarai Liga Champions untuk dua musim berturut-turut.
Nama ketiga adalah Brahim Diaz. Di level klub, pemain Real Madrid itu telah meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk Liga Champions, La Liga, Piala Dunia Antarklub FIFA, dan Piala Super Eropa.
Sampai akhir 2025, dia sudah 24 kali tampil bersama Maroko untuk mempersembahkan 13 gol. Saat Piala Afrika 2025, dia tampil impresif dan menjadi salah satu pemain penting.
Pergerakan dan visi bermainnya akan banyak membantu Maroko dalam berjuang di Grup C.
Dari Skotlandia ada Scott McTominay, yang semakin berkembang dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi negaranya.
Kemampuannya dalam mencetak gol dari lini kedua, kekuatan fisiknya, dan kepemimpinannya membuat gelandang ini menjadi andalan utama Skotlandia.
McTominay hanya menjadi pemain pelapis di Manchester United, tapi bersama Napoli dia menjelma menjadi pemain utama di lini tengah.
McTominay menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Skotlandia menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Bagi Skotlandia, Piala Dunia tahun ini menjadi kesempatan untuk kembali menunjukkan daya saing di panggung terbesar sepak bola setelah lama absen dari turnamen ini.
Pemain kelima adalah Duckens Nazon yang menjadi figur sentral dalam keberhasilan Haiti menembus Piala Dunia 2026.
Nazon memiliki pengalaman internasional yang luas dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Haiti.
Sebagai negara yang tidak diunggulkan, Haiti akan banyak bergantung pada ketajaman dan kepemimpinan Nazon.
Kemampuannya memanfaatkan peluang di area penalti menjadi senjata utama untuk mencuri poin dari lawan yang lebih kuat.
Kelima pemain itu diperkirakan menjadi pusat perhatian dalam turnamen ini.
Neymar Jr membawa ambisi Brasil menjuarai lagi Piala Dunia, sedangkan Achraf Hakimi dan Brahim Diaz menjadi tumpuan Maroko. Sementara Scott McTominay mengawal harapan Skotlandia dan Duckens Nazon memimpin mimpi Haiti menciptakan kejutan dalam Piala Dunia 2026.





