TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Suasana formal di Sentul International Convention Center (SICC) mendadak pecah oleh tawa ribuan hadirin pada Rabu (3/6/2026).
Di tengah pidato Konsolidasi Nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sarat instruksi serius, Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan pernyataan bernada candaan yang membuat suasana acara mencair.
Di sampingnya, motivator asal Amerika Serikat Tony Robbins tampak tersenyum menyaksikan momen tersebut.
Momen itu berawal dari peninjauan simulasi menu makan siang Program MBG yang dilakukan Prabowo sehari sebelum acara, bersama Tony Robbins.
Dapur yang menyajikan menu tersebut merupakan milik institusi Polri.
Prabowo mengaku terkesan dengan hidangan yang disajikan.
“Dapurnya Polri yang agak baik, Pak,” ujar Prabowo.
Pernyataan itu disambut senyum para hadirin.
“Kenapa kalian ketawa? Ya bagus dong. Agak baik berarti bagus. Daripada agak jelek!” tambahnya.
Baca juga: Prabowo Mengaku Sedih Copot Kepala BGN dan 2 Wakilnya Karena Terseret Masalah Hukum
Prabowo kemudian menilai sejumlah menu yang disajikan, termasuk nasi, orek tempe, dan sayur labu campur jagung.
“Nasinya enak. Pulen, pulen. Enggak kalah sama restoran Jepang!” katanya.
Namun, Prabowo menyoroti porsi makanan yang dinilai kecil untuk konsumsi orang dewasa.
Ia menyampaikan pengalamannya saat mencicipi makanan bersama Tony Robbins.
“Pak Tony sama saya makan, dia gede orangnya kan. Dia dalam hati, ‘Aduh, kasihan anak Indonesianya (kalau porsinya sesedikit ini)’. Kalau aku kan makannya memang lebih banyak,” canda Prabowo yang kembali memantik tawa riuh.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan dugaan adanya perbedaan kualitas makanan saat kunjungan pejabat.
Ia kemudian meminta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan penelusuran.
“Saya curiga ini khusus karena sudah dapat info Presiden mau datang. Coba Kepala BIN adakan penyelidikan!” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Baca juga: Gandeng Motivator AS Tony Robbins, Prabowo Cerita Kesamaan Masa Lalu dan Filosofi Berbagi
Prabowo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis harus memiliki standar yang konsisten di semua kondisi.
Ia menyebut kualitas dan porsi makanan tidak boleh berbeda antara saat kunjungan pejabat dan hari-hari biasa.
Di akhir pernyataannya, Prabowo menegaskan pola kunjungan yang tidak perlu diketahui sebelumnya.