Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Kecurigaan keluarga soal kematian nenek berinisial A (57), warga Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali ditindaklanjuti polisi.
Kematian nenek A diduga setelah menyantap sate ayam yang dikirimkan menantunya.
Polisi sudah memeriksa P, menantu korban A yang mengirimkan sate tersebut.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, mereka sudah memeriksa P pada Rabu (3/6/2026).
"Iya, mengakui (sate itu kirimannya)," kata Indra pada TribunSolo. com pada Rabu (3/6/2026).
Kapolres menjelaskan, menantu korban telah dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang berujung pada meninggalnya Aminah.
"Sudah kita periksa," ujar Indra.
Meski telah memperoleh pengakuan terkait asal-usul sate tersebut, polisi belum bersedia mengungkap lebih jauh hasil pemeriksaan maupun kemungkinan motif di balik pengiriman makanan itu.
Indra menegaskan penyidik masih menunggu hasil otopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik yang dilakukan oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jawa Tengah.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan penyebab pasti kematian korban sekaligus arah penyelidikan selanjutnya.
Baca juga: Misteri Sate Ayam Maut di Boyolali, Hasil Autopsi Korban Jadi Kunci, Polisi Bakal Ungkap Fakta Besar
Kasus itu kemudian menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai kiriman sate ayam misterius yang diterima korban sebelum meninggal.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari anggota keluarga hingga warga sekitar yang mengetahui kondisi korban sebelum dan sesudah ditemukan meninggal dunia.
Hingga kini, penyidik masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Hasil pemeriksaan forensik tersebut diperkirakan akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk menentukan langkah hukum berikutnya. (*)