SRIPOKU.COM - Sekretaris Perusahaan manajemen klub Sriwijaya FC (PT Sriwijaya Optimis Mandiri) Faisal Mursyid SH menegaskan pihaknya masih menunggu arahan dari pimpinan di Jakarta terkait kabar bakal bergabungnya investor.
"Jadi sampai dengan hari ini kita belum menerima informasi rencana itu. Baru berupa statemen yang disampaikan Pak Anggoro Prajesta (Direktur Olahraga PT SOM) beberapa waktu yang lalu. Cuma mengenai realisasi, kita di Palembang ini masih menunggu arahan lebih lanjut," ungkap Faisal Mursyid kepada Sripoku.com, Kamis (4/6/2026).
Faisal Mursyid yang juga Ketua Komite Umum dan Organisasi di Asprov PSSI Sumsel mengakui memang minggu lalu dirinya berkomunikasi dengan Direktur Olahrag PT SOM Anggoro Prajesta.
"Cuma ini belum jalan. Jadi mengenai hal tersebut, baru berupa statemen yang disampaikan oleh Pak Anggoro, Pak David (Wapres Sriwijaya FC Mohammad David). Mengenai tindak lanjutnya, kita masih menunggu arahannya bagaimana mengenai rencana tersebut," katanya.
Faisal yang musim kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 lalu ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan kandang Sriwijaya FC mengatakan termasuk rencana RUPS PT SOM, masih menunggu arahan dari Jakarta, realisasinya kapan.
Ia berharap sudah mulai persiapan, apa-apa yang menjadi masalah Sriwijaya FC sudah bisa diuraikan.
"Kemudian mengani RUPS, kita juga kan kalau PT SOM ini mau untuk persiapan RUPS, kita materinya sudah ada. Seperti laporan untuk keuangan sudah ada. Tinggal lagi pelaksanaannya, kita masih menunggu informasi dari Jakarta," terangnya.
Faisal meminta awak media bersabar menantikan kabar lebih lanjut terkait informasi bakal adanya investor yang bakal bergabung dengan Sriwijaya FC di musim depan.
"Kalau disebut A, B, atau C (investor yang akan gabung), nanti kita di Palembang ini kan salah. Yang lebih paham kan yang di Jakarta, bagaimana lebih ke depan. Sebab masih belum ada arahan dari Jakarta. Kalaupun ada nama, kita juga belum berani menyampaikan karena belum konkret bagaimana SFC ke depannya," paparnya.
Diakuinya semuanya masih sebatas informasi yang mereka terima.
"Cuma kan, kita yang di Palembang, saya dan karyawan PT SOM yang ada masih menunggu tindak lanjut dan realisasinya bagaimana PT SOM ke depan. Kita berharap lebih baik ke depan," pungkasnya.