6 Pelaku Pembunuhan Sopir Truk di Palembang Masih Buron, Pelaku Utama Diringkus dari Persembunyian
Odi Aria June 04, 2026 12:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Polisi terus memburu enam pelaku lain yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan maut sopir truk di Palembang yang menewaskan Yepren Firmansyah (38), usai pelaku utama berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Diketahui, Unit Reskrim Polsek Sukarami bersama Satreskrim Polrestabes Palembang telah menangkap satu pelaku utama berinisial OI di tempat persembunyiannya, Rabu (3/6/2026) malam.

Namun, aparat memastikan bahwa kasus ini belum sepenuhnya terungkap karena masih ada terduga pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana melalui Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan penangkapan pelaku utama tersebut.

“Sudah terungkap, pelaku dan barang bukti lengkap, tidak sampai 24 jam. Pelaku yang diamankan satu orang, pelaku utama,” ujarnya.

Meski demikian, polisi menegaskan akan terus melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain yang sempat melarikan diri usai kejadian.

“Masih didalami. Yang jelas ini pelaku utama yang sudah kami tangkap,” tambahnya.

Dikeroyok 7 Pelaku

Korban meninggal dunia tak lama setelah tiba di rumah sakit.

Korban bernama Yepran Firmansyah (33) warga Komplek BSA, Jalan Tanjung Api-Api, Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Peristiwa itu terekam kamera CCTV di dalam kawasan SPBU.

Dari rekaman CCTV yang diterima, truk warna kuning milik korban terlihat masih  menunggu giliran mengisi BBM.

Tampak suasana SPBU masih ramai, dimana banyak kendaraan lain yang sedang mengantre.

Kemudian ada pengendara motor yang berboncengan yang setop di depan toilet. Setelahnya, motor tersebut berbalik arah sambil melintas di depan truk korban.

Sekitar enam hingga tujuh orang terlihat berlari ke arah truk korban dan menyerang dari depan dan samping.

Korban yang panik langsung berusaha menyelamatkan diri dan meninggalkan lokasi menggunakan truk.

Namun para pelaku terus melakukan pengejaran. Dalam kondisi mengalami luka serius, truk yang dikendarai korban akhirnya berhenti di seberang SPBU setelah menabrak.

Para pelaku diduga kembali melakukan penyerangan terhadap korban hingga terkapar tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Rekan korban dan sejumlah saksi segera memberikan pertolongan serta membawa korban ke Rumah Sakit Myria Palembang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk yang mengenai bagian dada, rusuk, punggung, dan lengan kanan.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana mengatakan,
penyidik saat ini terus bergerak melakukan pengejaran terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Kami telah mengumpulkan sejumlah alat bukti dan keterangan saksi. Tim di lapangan masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku," ujar Musa, Rabu (3/6/2026).

Sementara Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan menambahkan saat ini anggotanya bersama Satreskrim Polrestabes Palembang masih melakukan langkah penyelidikan.

"Iya betul anggta masih d lapangan. Masih di dalami," katanya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.