SRIPOKU.COM - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria diduga hendak melakukan penodongan terhadap sekelompok pemuda di Kota Palembang viral di media sosial.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan lampu merah Simpang Patal menuju arah Lapangan Golf, Palembang.
Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut diduga mendekati sejumlah pemuda yang tengah berhenti di lampu merah.
Pelaku bahkan disebut sempat mengeluarkan benda yang diduga menyerupai pistol saat berinteraksi dengan korban.
Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, kejadian bermula ketika sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor berhenti di bawah lampu merah Simpang Patal.
Tak lama kemudian, seorang pria tak dikenal datang menghampiri mereka dan menanyakan tujuan para pemuda tersebut berada di lokasi.
Menurut narasi yang dibagikan akun media sosial yang mengunggah video tersebut, pria itu diduga hendak meminta uang kepada korban sambil memperlihatkan benda yang diduga senjata api.
"Lagi live ini," ujar salah seorang pemuda dalam video.
Mendengar hal itu, pria yang diduga pelaku langsung mengurungkan niatnya dan memilih meninggalkan lokasi.
Dalam video yang beredar, pelaku tampak mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Nmax. Ia mengenakan jaket, celana pendek, serta helm yang masih terpasang di kepala.
Sebelum pergi, pria tersebut juga terdengar sempat menanyakan apakah korban memiliki uang.
Video tersebut pun langsung menjadi perhatian warganet dan menuai berbagai komentar.
Selain mengecam aksi yang dinilai meresahkan masyarakat, sejumlah warga juga menyoroti kondisi penerangan jalan di sekitar lokasi kejadian.
Warga mengeluhkan lampu jalan di bawah underpass Simpang Patal yang disebut sudah lama tidak berfungsi sehingga membuat kawasan tersebut menjadi gelap pada malam hari.
Beberapa netizen bahkan meminta Pemerintah Kota Palembang untuk segera memperbaiki penerangan jalan demi mengurangi potensi tindak kriminalitas di kawasan tersebut.
Tak sedikit pula warga yang berharap pihak kepolisian dapat segera menelusuri identitas pria yang terekam dalam video dan mengambil tindakan sesuai hukum yang berlaku.