Harta Silmy Karim Wamen Imipas Tersangka Korupsi Izin Tinggal WNA Tembus Rp234,5 Miliar
Arie Noer Rachmawati June 04, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (4/6/2026).

Saat keluar dari gedung KPK, Silmy terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye yang biasa dikenakan para tersangka kasus korupsi.

Penahanan tersebut dilakukan setelah Silmy menjalani pemeriksaan panjang sejak Rabu (3/6/2026) malam terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di sejumlah daerah.

Dengan penetapan tersebut, status hukum Silmy Karim kini resmi menjadi tersangka.

Sebelumnya, ia menjalani serangkaian pemeriksaan intensif yang berlangsung selama sekitar 10 jam sebelum akhirnya ditahan oleh penyidik KPK.

Penahanan ini menjadi babak puncak setelah Silmy sebelumnya sempat dicari oleh penyidik terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Barat, Ronald Arman Abdul, dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Sebelum berompi oranye, Silmy diketahui baru menyerahkan diri ke KPK pada Rabu (3/6/2026) malam sekitar pukul 22.40 WIB. 

Namun kedatangannya diwarnai aksi arogansi dari sejumlah pria berpakaian safari yang diduga sebagai pengawalnya. 

Para pengawal tersebut menghalangi kerja jurnalis dengan mendorong serta menutupi kamera pewarta yang berusaha mengambil gambar. 

Bahkan, tindak kekerasan sempat terjadi ketika salah seorang pengawal memukul wartawan saat Silmy bersiap memasuki gedung.

Baca juga: Profil Siska Karina Imran, Wali Kota Kendari yang Laporkan Suami Terkait Dugaan KDRT

Harta Kekayaan

Di tengah perkara tersebut, laporan harta kekayaan Silmy Karim ikut menjadi perhatian.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 14 Maret 2026 untuk periode pelaporan tahun 2025, total kekayaan yang dimiliki Silmy Karim mencapai Rp234.596.795.910 atau sekitar Rp234,5 miliar.

Nilai tersebut merupakan total kekayaan bersih setelah dikurangi utang sebesar Rp8,9 miliar dari total aset yang mencapai lebih dari Rp243 miliar.

HARTA KEKAYAAN - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Silmy Karim menyerahkan diri ke KPK terkait dugaan rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta Barat pada 2-3 Juni 2026.
HARTA KEKAYAAN - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Silmy Karim menyerahkan diri ke KPK terkait dugaan rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta Barat pada 2-3 Juni 2026. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Aset Properti Fantastis

Dikutip dari Tribunnews, harta kekayaan Silmy Karim berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan.

Dalam laporan LHKPN, nilai aset properti yang dimilikinya mencapai Rp184.024.640.000.

Aset tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Beberapa properti yang tercatat memiliki nilai tinggi berada di Jakarta Selatan.

Di antaranya tanah dan bangunan seluas 743 meter persegi dan 863 meter persegi yang bernilai Rp43,5 miliar.

Selain itu terdapat aset lain seluas 1.860 meter persegi dan bangunan 853 meter persegi dengan nilai mencapai Rp31,9 miliar.

Masih di wilayah yang sama, Silmy Karim memiliki tanah dan bangunan senilai Rp25 miliar dengan luas lahan 304 meter persegi dan bangunan 627 meter persegi.

Tak hanya itu, sejumlah aset lain juga tercatat berada di Jakarta Timur dengan nilai mencapai belasan miliar rupiah.

Secara keseluruhan, terdapat 11 bidang tanah dan bangunan yang masuk dalam laporan kekayaan Silmy Karim.

Baca juga: Sosok Sony Sonjaya Dicopot dari Wakil Kepala BGN Bersama Dadan Hindayana, Pernah Jabat Kapolres

Koleksi Mobil Mewah

Selain dikenal sebagai pemilik aset properti bernilai besar, Silmy Karim juga tercatat memiliki sejumlah kendaraan mewah dan koleksi klasik.

Total nilai kendaraan yang dilaporkan mencapai Rp8,475 miliar.

Kendaraan dengan nilai tertinggi adalah Mercedes G63 keluaran tahun 2022 yang ditaksir senilai Rp6 miliar.

Di garasinya juga terdapat sejumlah kendaraan lain seperti Jeep Wrangler, Jeep CJ7, Toyota Land Cruiser, hingga Mercedes Benz 280E keluaran tahun 1979.

Tak hanya mobil, Silmy juga memiliki dua unit sepeda motor Harley Davidson yang masing-masing bernilai Rp450 juta.

Koleksi kendaraan tersebut menjadi salah satu komponen yang turut memperkuat total kekayaan yang dilaporkannya.

Baca juga: Rincian Harta Kekayaan Seskab Teddy Indra Wijaya yang Balas Kritik Dino Patti Djalal Senilai Rp 20 M

Simpan Kas Puluhan Miliar

Selain properti dan kendaraan, Silmy Karim juga memiliki sejumlah aset lain dalam bentuk harta bergerak serta instrumen investasi.

Dalam laporan LHKPN, harta bergerak lainnya tercatat senilai Rp11,39 miliar.

Sementara surat berharga yang dimiliki mencapai Rp8,69 miliar.

Adapun kas dan setara kas yang dilaporkan nilainya mencapai Rp31.007.358.544 atau sekitar Rp31 miliar.

Jumlah tersebut menjadikan kas dan simpanan tunai sebagai salah satu komponen terbesar dalam struktur kekayaannya.

Total Kekayaan Tembus Rp234,5 Miliar

Berdasarkan data LHKPN periode pelaporan tahun 2025, total aset Silmy Karim mencapai Rp243.592.318.544.

Setelah dikurangi kewajiban berupa utang sebesar Rp8.995.522.634, total kekayaan bersihnya tercatat mencapai Rp234.596.795.910.

Nilai tersebut menempatkan Silmy Karim sebagai salah satu pejabat dengan laporan kekayaan bernilai besar yang tercatat dalam sistem LHKPN.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.