TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Mamuju, Kuddus, mengatakan pemulangan jemaah asal Mamuju akan terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 12 dan Kloter 19.
Kuddus menyampaikan seluruh tahapan persiapan penyambutan hingga proses pemulangan jalur darat dari Makassar menuju Mamuju telah dikoordinasikan secara matang.
Pihaknya berkomitmen memastikan para jemaah dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Baca juga: Kawasan Anjungan Pasangkayu Dipenuhi Sampah Meski Tempat Sampah Tersedia
Baca juga: Suami Bunuh Istri di Mateng, Polisi Bantah Isu Pelaku Pelajari Ilmu Hitam
“Kami telah menyusun skenario perjalanan yang rigid bersama instansi terkait untuk menyambut kedatangan tamu Allah SWT ini. Mulai dari pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, masa transit di Asrama Haji Sudiang, hingga rute perjalanan darat menuju Kabupaten Mamuju,” ujar Kuddus saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).
Perjalanan Kloter 12: Tiba Lebih Awal pada 10 Juni
Kloter 12 dijadwalkan menjadi rombongan pertama jemaah haji Kabupaten Mamuju yang akan tiba di tanah air.
Pesawat yang membawa rombongan ini diperkirakan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin pada Rabu, 10 Juni 2026 dini hari, tepat pukul 03.55 WITA.
Setelah menyelesaikan proses imigrasi, jemaah akan diarahkan menuju Aula Asrama Haji Sudiang Makassar untuk beristirahat sejenak, melaksanakan salat subuh, dan sarapan pagi sebelum menempuh jalur darat menggunakan bus menuju Mamuju.
Berikut adalah rincian lengkap rencana perjalanan darat Kloter 12:
03.55 WITA: Jemaah mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
05.00 WITA: Rombongan tiba di Aula Asrama Haji Sudiang.
05.10 WITA: Transit untuk Sholat Subuh, bersih-bersih, dan sarapan pagi.
08.00 WITA: Rombongan bergerak meninggalkan Asrama Haji Sudiang.
12.00 WITA: Isoma (Istirahat, Sholat, Makan) di Masjid Al Munawwir, Pinrang.
13.30 WITA: Rombongan melanjutkan perjalanan (start meninggalkan Pinrang).
17.30 WITA: Isoma kedua di Masjid Ilaikal Masir, Majene.
19.30 WITA: Bergerak meninggalkan Majene menuju Kota Mamuju
.
23.00 WITA: Estimasi jemaah tiba di Rumah Adat (Rudat) Mamuju.
Perjalanan Kloter 19: Menyusul pada 15 Juni
Sementara itu, bagi jemaah yang tergabung dalam Kloter 19, kepulangan dijadwalkan berlangsung lima hari setelahnya, yaitu pada Senin, 15 Juni 2026.
Berbeda dengan Kloter 12 yang tiba dini hari, Kloter 19 dijadwalkan mendarat pada sore hari pukul 16.05 WITA.
Karena waktu ketibaan di asrama haji bertepatan dengan waktu menjelang Magrib, jemaah Kloter 19 akan melakukan transit makan malam serta salat di Asrama Haji Sudiang terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan darat semalam suntuk.
Berikut rincian lengkap perjalanan Kloter 19:
16.05 WITA: Jemaah mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
17.05 WITA: Rombongan tiba di Aula Asrama Haji Sudiang.
17.10 WITA: Transit Sholat Magrib dan makan malam di Asrama Haji.
19.30 WITA: Bus rombongan bergerak meninggalkan Asrama Haji Sudiang.
04.45 WITA (16 Juni): Isoma, Sholat Subuh, dan sarapan pagi di Masjid Dayanginna Tapalang.
08.00 WITA: Rombongan melanjutkan perjalanan meninggalkan Tapalang.
09.30 WITA: Estimasi rombongan tiba di Rumah Adat (Rudat) Mamuju.
Kuddus mengimbau kepada seluruh keluarga penjemput jemaah untuk tetap tertib dan mematuhi arahan petugas di titik kumpul akhir, yakni Rumah Adat Mamuju, demi kelancaran proses pemulangan.
"Kami berharap penjemputan dapat berjalan dengan teratur sehingga para jemaah yang lelah setelah perjalanan panjang bisa segera berkumpul kembali bersama keluarga tercinta," pungkasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi