Terungkap Motif Pembunuhan di Masjid Bengkayang, Berawal dari Bisikan Jadi Sultan
Dhita Mutiasari June 04, 2026 02:44 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Seorang jamaah bernama Chairul Anwar (65) tewas setelah menjadi korban penyerangan di Masjid At Taqwa, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Peristiwa tersebut terjadi saat waktu Salat Subuh, Selasa 2 Juni 2026 pagi.

Terduga pelaku berinisial IAB (31) datang ke masjid dengan membawa senjata tajam jenis samurai. Setibanya di lokasi, pelaku menancapkan samurai tersebut ke tanah di sekitar area masjid.

Ketika korban datang untuk melaksanakan Salat Subuh, ia melihat perilaku pelaku yang tidak biasa dan berusaha memberikan nasihat serta teguran.

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan di Masjid At Taqwa Bengkayang, Korban dan Pelaku Masih Keluarga

Motif Menurut Polisi

Kapolsek Sungai Raya Kepulauan, Ipda Achmad Al Ghazali, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku mengalami halusinasi serta mendapat mimpi atau bisikan bahwa dirinya akan diangkat menjadi seorang sultan.

"Motifnya, pelaku mendapat mimpi atau bisikan dan halusinasi akan diangkat menjadi sultan. Kemudian pelaku datang ke masjid untuk salat dan menancapkan samurai ke tanah di sekitar masjid," kata Ipda Achmad, pada Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut polisi, kondisi tersebut diduga menjadi latar belakang tindakan pelaku sebelum datang ke masjid membawa senjata tajam.

Pertengkaran Berujung Penyerangan

Nasihat yang diberikan korban diduga memicu pertengkaran antara korban dan pelaku.

Polisi menyebut pelaku merasa dihalangi sehingga tersulut emosi. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga menyerang korban menggunakan samurai yang telah dibawanya.

"Saat korban datang untuk salat subuh, korban menasihati pelaku. Kemudian terjadi keributan dan pembunuhan itu terjadi karena pelaku merasa dihalangi," ujarnya.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pelaku Diamankan Polisi

Warga yang mengetahui kejadian segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Tak lama setelah menerima laporan, personel Polsek Sungai Raya Kepulauan mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku Disebut Pengguna Aktif Sabu

Kapolsek juga mengungkapkan bahwa pelaku merupakan pengguna aktif narkotika jenis sabu.

"Pelaku memang pemakai sabu aktif," katanya.

Meski demikian, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara penggunaan narkoba dengan aksi pembunuhan tersebut.

Proses Penyidikan Berlanjut

Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.

Polisi juga terus mendalami rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia di area Masjid At Taqwa guna mengungkap fakta secara menyeluruh.

Peristiwa Tragis Gegerkan Warga

Suasana tenang usai Salat Subuh di Masjid At Taqwa, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, mendadak berubah menjadi kepanikan dan duka.

Warga dibuat terkejut setelah seorang jamaah lanjut usia, Chairul Anwar (65), ditemukan bersimbah darah akibat serangan senjata tajam di lingkungan masjid, Selasa 2 Juni 2026 pagi.

Peristiwa tragis tersebut sontak menggegerkan masyarakat setempat.

Korban yang dikenal sebagai sosok baik dan aktif beribadah meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dideritanya.

Polisi bergerak cepat mengamankan terduga pelaku berinisial Imam Arif Billah (31) tidak lama setelah kejadian berlangsung. Penangkapan dilakukan setelah aparat menerima laporan dari masyarakat terkait insiden berdarah tersebut.

Terduga pelaku bernama Imam Arif Billah (31) ditangkap tidak lama setelah peristiwa yang terjadi pada Selasa (2/6) pagi itu. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait insiden berdarah tersebut.

Sontak warga Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, geger dengan peristiwa penyerangan berdarah itu. Warga yang berada di sekitar masjid mendadak panik setelah mengetahui Chairul terkapar bersimbah darah akibat serangan senjata tajam.

Kepala Dusun Sungai Soga, Haris mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Chairul Anwar melaksanakan Salat Subuh di masjid tersebut. "Kejadiannya setelah Salat Subuh di Masjid At Taqwa," ujar Haris saat dikonfirmasi. 

Menurut Haris, Chairul Anwar menjadi korban penyerangan yang dilakukan oleh Imam Arif Billah menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Haris menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, tidak ada motif dendam pribadi yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

Namun Haris menyebutkan, Imam Arif Billah diduga merupakan pengguna aktif narkoba dan saat kejadian ia dalam kondisi sakau (pengaruh narkoba) 

Haris menjelaskan, peristiwa penyerangan terjadi di area masjid. Korban mengalami luka purah akibat sabetan senjata tajam di dalam masjid, sementara penikaman terjadi di depan atau halaman masjid, tepatnya di sekitar pintu masuk.

Akibat luka yang dideritanya, Chairul Anwar meninggal di lokasi kejadian.

Usai kejadian, Imam Arif Billah diamankan pihak kepolisian dan saat ini berada di Polsek Sungai Raya Kepulauan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Yang bersangkutan saat ini diamankan di Polsek Sungai Raya Kepulauan," pungkas Haris.

 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.