Kebiasaan Bangun Shalat Subuh Selamatkan Warga dari Kebakaran di Gang Kalimantan Banjarmasin
Ratino Taufik June 04, 2026 02:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kebiasaan warga bangun menjelang shalat shubuh menjadi penyelamat dalam kebakaran hebat yang melanda kawasan Gang Kalimantan 1, Jalan S Parman, Banjarmasin Tengah, Rabu dini hari (3/6). Api yang muncul sesaat menjelang azan subuh membuat warga segera berlari keluar menyelamatkan diri.  

“Kami biasa bangun shubuh kan mau shalat, kalau saja tidak bangun itu habislah kita,” kata Abadiansyah, warga terdampak yang sempat melihat kobaran api.  

Abadiansyah saksi di lokasi menuturkan, dari lantai dua rumahnya ia sempat mencoba menyiram api. Namun karena api cepat membesar dan menjalar, ia bersama keluarga segera keluar menyelamatkan diri.

“Saya di lantai dua melihat dari atas api sudah menjalar, sempat saya siram, karena cepat membesar langsung saya sama keluarga keluar rumah,” ujarnya.  

Nyaris tak ada yang mampu diselamatkan. Lima rumah warga ludes terbakar, sementara dua gedung sekolah, MTs Muhammadiyah 1 dan MA Muhammadiyah 1, turut tersapu api. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.  

Baca juga: Kondisi Asrama Santri Ponpes Nurul Iman di Banjarbaru Setelah Terbakar, Kitab Hingga Pakaian Hangus

Warga lain yang terdampak, juga mengaku selamat karena terbangun menjelang shubuh.  

“Saya bangun mau ke toilet sekitar jam 03, mau lanjut istirahat tapi rasa mau nunggu sekalian shubuh. Sekalinya pas mau shubuh cucu teriak ada api. Larilah kami, tidak ada lagi yang bisa diselamatkan,” kata Suriansyah warga yang rumahnya turut terbakar.

Kini warga terdampak terpaksa mencari tempat tinggal sementara. Sebagian memilih tinggal bersama keluarga di sekitar lokasi, sementara lainnya mengungsi ke rumah kerabat di kelurahan lain.  

“Masing-masing aja lagi. Ada yang sama keluarganya di sini, ada juga yang ke rumah keluarganya di tempat lain,” tambah Abadiansyah.  

Peristiwa dini hari itu masih menyisakan duka mendalam. Suasana yang biasa sunyi menjelang shubuh berubah geger oleh kobaran api yang meluluhlantakkan rumah warga dan sekolah di kawasan tersebut. (Banjarmasinpost.co.od/Saifurrahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.