Jalan Rusak dan Berlubang Bakal Dicor Beton, Pemkab Tanahbumbu Gelontorkan Rp 28,4 Miliar,
Hari Widodo June 04, 2026 06:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan menggelontorkan anggaran sebesar Rp28,4 miliar untuk melakukan perbaikan pada sejumlah ruas jalan kabupaten dan kecamatan yang mengalami kerusakan. 

Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menghentikan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Dana besar tersebut dibagi menjadi dua peruntukan utama, yakni Rp25,5 miliar dialokasikan untuk perbaikan jalan di 12 kecamatan, dan Rp2,9 miliar sisanya digunakan untuk perbaikan jalan kabupaten.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanahbumbu, Ansyari Firdaus, memastikan proses pengerjaan di lapangan sudah mulai berjalan secara bertahap dengan skala prioritas, salah satunya dimulai dari kawasan Jalan 30.

Baca juga: Duduk Persoalan Warga Sampai Patungan Perbaiki Kerusakan Jalan Kuranji Tanahbumbu Kalsel 

Proyek pemeliharaan infrastruktur ini ditargetkan menyasar jalan-jalan penting lainnya, di antaranya Jalan Dharma Praja, Jalan Kersik Putih, Jalan BKW, Jalan Manggis, hingga Jalan Kuranji di samping Kipan B Yonif 623/BWU.

Guna memastikan jalan memiliki daya tahan yang kuat, Dinas PUPR tidak menggunakan sistem tambal sulam biasa, melainkan metode rigid pavement.

“Perbaikannya dengan cara cor beton. Jadi digali dulu lalu di cor menggunakan cor beton agar kuat, jadi hari ini di kupas besoknya ada pengecoran,” kata Ansyari Firdaus saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Sebelum adanya kepastian penanganan dari Pemkab ini, kerusakan jalan tersebut sempat memicu aksi swadaya dari masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh warga RT 10 Desa Baroqah yang terpaksa patungan modal untuk menyemen sendiri lubang di Jalan Kuranji demi menghindari jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak.

Ketua RT 10 Desa Baroqah, Muhammad Fauzi mengungkapkan bahwa tindakan nyata warganya dipicu oleh rentetan kecelakaan mengerikan di lokasi tersebut, mulai dari pengendara motor yang terjatuh hingga kendaraannya terbakar, mobil yang oleng ke parit, hingga ban kendaraan yang pecah.

“Awalnya karena terjadi sekitar tiga kali ada kecelakaan, sehingga warga berinisiatif untuk melakukan perbaikan sementara karena kalau menunggu perbaikan dari dinas terkait menimbulkan korban lagi,” kata Fauzi.

Baca juga: Gegara Truk Mogok, Lalu Lintas di Kawasan Jembatan Batulicin Tanahbumbu Macet Total

Fauzi menambahkan, mayoritas korban yang mengalami kecelakaan merupakan pengendara dari luar desa yang belum menghafal titik-titik lubang tajam di jalur tersebut.

Namun, dengan adanya realisasi proyek pengecoran beton dari Pemkab Tanah Bumbu ini, masyarakat berharap jalur tersebut bisa segera aman untuk dilintasi kembali.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.