TRIBUNNEWS.COM - Tak ada yang menyangkal jika skuad Timnas Portugal tergolong sangat mewah di Piala Dunia 2026.
Di bawah komando pelatih Roberto Martinez yang pernah membawa Belgia menjadi semifinal Piala Dunia 2018 silam.
Portugal punya segalanya untuk bisa berbicara banyak di Piala Dunia edisi kali ini.
Termasuk mencetak sejarah emas, membawa pulang trofi perdana Piala Dunia ke tanahnya sendiri.
Roberto Martinez sendiri telah merilis daftar 26 nama pemain yang akan memperkuat Portugal di Piala Dunia 2026.
Melihat nama-nama pemain yang dipanggil Roberto Martinez, layak menjadi satu kata yang tepat untuk menggambarkannya.
Skuad Portugal yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 nyatanya tidak hanya diwarnai satu atau dua pemain bintang saja.
Melainkan, ada banyak pemain luar biasa yang mengisi setiap lini Portugal mulai dari kiper, lini belakang, lini tengah hingga lini depan.
Dimulai dari posisi penjaga gawang.
Diogo Costa yang bermain untuk Porto, dipastikan masih menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
Sebagai pelapis atau penggantinya, ada tiga kiper cadangan yang dibawa Portugal.
Mulai dari Jose Sa (Wolves), Rui Silva (Sporting CP), dan Ricardo Velho (Genclebirligi Ankara).
Beralih ke lini belakang alias pertahanan.
Nama-nama pemain yang dipanggil Roberto Martinez jelas tak kalah mentereng.
Di posisi bek tengah alias jantung pertahanan, ada sosok Ruben Dias sebagai pemimpin utama lini belakang.
Pemain asal Manchester City itu diprediksi akan berduet dengan bek andalan Sporting CP, Goncalo Inacio.
Sebagai back-up, pemain seperti Renato Viega (Villarreal) dan Tomas Araujo (Benfica) akan menjadi penggantinya.
Di fullback kanan, setidaknya ada tiga nama yang akan bersaing memperebutkan posisi starter.
Sebut saja ada Diogo Dalot (Manchester United), Matheus Nunes (Manchester City) dan Nelson Semedo (Fenerbache).
Lalu di sisi kiri, Nuno Mendes (PSG) tampaknya lebih dipilih sebagai starter dibandingkan Joao Cancelo (Barcelona) yang sebenarnya punya kualitas tak kalah bagus.
Menariknya, Joao Cancelo sendiri punya kemampuan versatile bisa bermain di posisi lain, jika perannya dibutuhkan oleh tim.
Melihat nama-nama menghiasi lini belakang Portugal, Roberto Martinez jelas punya amunisi untuk membuat timnya solid dalam bertahan.
Pindah ke pos gelandang, lini tengah dapat dianggap sebagai lini paling mewah yang dimiliki Portugal.
Bagaimana tidak, nama-nama pemain yang menjadi tulang punggung di level klub, hampir semua dipanggil Portugal.
Contohnya Vitinha dan Joao Neves yang baru saja membawa PSG memenangkan gelar Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun.
Lalu, ada pula Bruno Fernandes sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim ini dengan rekor 21 assistnya.
Belum lagi nama lain seperti Bernardo Silva (Manchester City) dan Ruben Neves (Al Hilal) yang tidak perlu lagi dibicarakan kualitasnya.
Jika posisi kiper, lini belakang dan lini tengah, terlihat semakin mewah.
Posisi lini depan juga dihuni nama-nama mentereng, termasuk Cristiano Ronaldo, sang megabintang yang sudah berkepala empat.
Ini akan menjadi Piala Dunia keenam bagi Cristiano Ronaldo sejak pertama kali tampil di turnamen ini pada tahun 2006 silam.
Pada edisi Piala Dunia yang berpotensi menjadi tarian terakhirnya tentu membuat Ronaldo berharap bisa memenangkan gelar ajang ini.
Beruntungnya, Ronaldo punya rekan setim yang luar biasa untuk mewujudkan harapannya tersebut.
Di lini depan, Ronaldo akan ditemani Rafael Leao (AC Milan), Pedro Neto (Chelsea), Joao Felix (Al Nassr) hingga Goncalo Guedes (Real Sociedad).
Ada pula Francisco Conceicao (Juventus) dan Goncalo Ramos (PSG) yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja kualitasnya.
Melihat betapa mentereng dan mewahnya skuad Portugal di Piala Dunia 2026, tim ini layak dijadikan calon juara utama.
Pendapat menarik pun disampaikan oleh Bayu Ajianto, sosok Football Enthusiast, yang juga penggemar berat Manchester United.
Bayu Ajianto tak menyangkal jika Piala Dunia 2026 akan membuat Portugal dibebani ekspektasi tinggi.
Apalagi masih ada sosok Cristiano Ronaldo yang akan kemungkinan menjalani tarian terakhirnya di turnamen ini.
"Ekspektasinya sangat tinggi karena bisa jadi Piala Dunia terakhir untuk Cristiano Ronaldo," kata Bayu Ajianto saat dihubungi Tribunnews, Kamis (4/6/2026) hari ini.
Lebih lanjut, Bayu Ajianto menyoroti komposisi mewah lini tengah Portugal yang berpotensi menjadi kekuatan utama tim ini.
"Ditambah duet lini tengah yang dihuni Vitinha dan Joao Neves yang terbukti menjuarai dua gelar Liga Champions," ujar pria yang juga tergabung di RDJC (Red Devils Jersey Collector) tersebut.
"Dan Portugal juga punya pemain terbaik Liga Inggris disana (red: Bruno Fernandes)," tambahnya.
Ditanya soal komposisi starting line-up terbaik Portugal, Bayu Ajianto pun tak sungkan untuk menyampaikan pandangannya.
Dengan mengusung skema formasi menyerang 4-3-3, Bayu Ajianto percaya Portugal punya potensi terbaik untuk meledak performanya.
Keberadaan Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak, ditunjang Vitinha dan Bruno Fernandes di lini tengah, serta disuplai pergerakan Pedro Neto dan Rafael Leao di pos winger, akan membuat Portugal terlihat mengerikan.
"Line-up terbaik Portugal menurut saja, Diogo Costa sebagai kiper, Ruben Dias dan Inacio sebagai duet bek tengah, bek kanan ada Cancelo, bek kiri jelas Nuno Mendes," kata Bayu Ajianto.
"Trio lini tengah sebagai kekuatan utama akan dihuni Vitinha, Joao Neves dan Bruno Fernandes,"
"Penyerang kiri diisi oleh Rafael Leao, kanan ada Pedro Neto, dan penyerang tengah ada Cristiano Ronaldo," tutupnya.
Di Piala Dunia 2026, Portugal diketahui akan bersaing dengan Kongo, Uzbekistan dan Kolombia di Grup K.
Laga perdana yang dilakoni Portugal akan tersaji pada Kamis (18/6/2026) jam 00.00 WIB.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)