TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Sepak Bola Dunia atau FIFA kembali mengubah aturan terkait penonton atau suporter yang akan hadir menyaksikan ajang Piala Dunia 2026.
FIFA memutuskan para penggemar tak lagi dibolehkan membawa botol air minum sendiri.
Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan alasan keamanan bagi para pemain dan suporter sendiri.
Padahal baru sekira tiga pekan lalu, FIFA menerbitkan aturan terkait penonton Piala Dunia 2026 mendatang.
Dalam peraturan tersebut, penonton masih diperbolehkan membawa air minum dalam kemasan sendiri.
Baca juga: Lionel Messi Dapat Fasilitas Khusus di Pusat Pelatihan Piala Dunia 2026
"Untuk menghindari keraguan, botol plastik kosong, transparan, dan dapat digunakan kembali, dengan kapasitas hingga 1 liter, diperbolehkan dibawa masuk ke stadion," bunyi peraturan FIFA kala itu.
Namun menurut The Athletic, FIFA telah memberi tahu para pemegang tiket Piala Dunia bahwa mereka telah memperbarui pertaruran tersebut.
Peraturan baru yang terbit sekira 2 Juni itu menghapus ketentuan sebelumnya yang mengizinkan membawa botol plastik kosong dan dapat digunakan kembali.
Kini, aturan tersebut berbunyi 'Untuk menghindari keraguan, botol air yang dapat digunakan kembali tidak boleh dibawa masuk ke stadion', sebagaimana yang akan diterapkan nantinya.
Adanya larangan membawa botol plastik yang dapat digunakan kembali (reusable) ini kemungkinan akan menimbulkan kontroversi.
Hal itu lantaran para penonton tidak lagi dapat mengisi ulang botol kosong mereka di keran siap minum atau dispenser air yang tersedia.
Padahal, membawa botol plastik sendiri menjadi salah satu solusi ketika para penggemar menyaksikan ajang Piala Dunia Antarklub yang juga digelar di Amerika Serikat pada 2025 lalu.
Saat itu, penggemar bebas mengisi ulang botol yang mereka bawa di dispenser atau keran siap minum.
Mereka bisa menghemat biaya sekira Rp50 ribu hingga Rp70 ribu.
Hingga kini, belum ada informasi tentang harga yang akan dipatok FIFA untuk air minum yang dijual di dalam stadion.
FIFA kemungkinan akan lebih mendorong dijualnya beberapa minuman yang memang menjadi sponsor resmi ajang sepak bola empat tahunan ini.
Sambutan Meriah Piala Dunia
Semakin dekatnya kick-off Piala Dunia 2026 membuat para penggemar, termasuk yang ada di Indonesia, mulai menyambut dengan suka cita.
Salah satunya terjadi di Kecamatan Mapili, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Warga di daerah tersebut mulai memasang bendera berbagai negara peserta Piala Dunia 2026 di pinggir jalan.
Warga menggunakan tiang bambu kurang lebih sepanjang 20 meter untuk menopang bendera.
Tiap rumah memasang bendera yang berbeda, menjagokan negara ikut dalam turnamen empat tahunan ini.
Nampak bendera Negara Argentina, Jerman, Spanyol, Francis, Brasil sudah berkibar lebih dulu.
"Kalau saya pasang bendera Jerman karena memang dari dulu selalu dukung Tim Panzer di ajang piala dunia," kata warga bernama Muslim, dikutip dari Tribun-Sulbar.com.
Dia menyebut antusias warga memasang bendera negara jagoannya masing-masing mulai terasa.
Muslim menyebut warga memasang bendera negara jagoannya masing-masing, dengan harapan dapat keluar sebagai juara.
"Sekarang ini sudah ramai pembahasan di warung kopi negara mana yang paling jago dan keluar sebagai pemenang nantinya," ungkap Muslim.
(Tribunnews.com/Guruh) (Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli)