Pemkab Lumajang Pasang 1.380 CCTV dan 3.594 PJU, Tekan Kejahatan Jalanan
Haorrahman June 04, 2026 11:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang - Pemkab Lumajang terus memperkuat sistem keamanan lingkungan dengan memasang ribuan kamera pengawas (CCTV) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai titik yang dinilai rawan kejahatan jalanan.

Hingga awal Juni 2026, sebanyak 1.380 CCTV dan 3.594 unit PJU telah terpasang di sejumlah desa di Kabupaten Lumajang. Program tersebut dibiayai melalui dana dusun yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan menyasar 198 desa.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Lumajang, Ricky Dharma Putra, mengatakan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena beberapa dusun belum menyampaikan laporan perkembangan pemasangan.

"Harusnya bulan Juni ini selesai, kalau tidak selesai harus diselesaikan. Karena uang sudah masuk di rekening desa," ujar Ricky, Kamis (4/6/2026).

Baca juga: Perkuat Mitigasi Erupsi Semeru, Pemkab Lumajang Pasang 12 CCTV dan 4 EWS di Aliran Lahar

Tingkat Kerawanan

Menurut Ricky, jumlah CCTV yang dipasang di setiap dusun tidak sama. Beberapa lokasi memiliki dua hingga tiga titik pemasangan, tergantung tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

Ia menjelaskan bahwa data yang dimiliki pemerintah saat ini lebih mengacu pada jumlah titik pemasangan, bukan jumlah unit CCTV yang terpasang.

"Berapa unitnya itu tidak terdata, karena satu titik itu bisa dua hingga tiga CCTV," katanya.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah desa diberikan keleluasaan menentukan kebutuhan pengamanan sesuai kondisi di lapangan.

Seperti di Kecamatan Jatiroto yang sebelumnya menjadi sorotan akibat kasus begal, Ricky menyebut progres pemasangan CCTV dan PJU di wilayah tersebut hampir mencapai 100 persen.

Namun, data dari Desa Sukosari masih belum diperbarui sehingga belum dapat dipastikan capaian akhirnya.

Baca juga: Polres Lumajang Buka Layanan Pengawalan Gratis di Jalur Rawan Begal Jatiroto

"Kalau di Desa Kaliboto Kidul sudah 100 persen. Tinggal Desa Sukosari saya yang belum update data," ungkapnya.

Ia menambahkan, laporan yang masuk saat ini masih berbasis desa, sementara jumlah dusun di Kabupaten Lumajang mencapai 863 dusun.

"Jumlah dusun ada 863. Tapi saya rasa semua desa hari ini sudah memasang karena uang dana dusun sudah masuk di rekening pemerintah desa," ujarnya.

Meski progres pemasangan terus berjalan, sejumlah desa menghadapi kendala teknis berupa keterbatasan bahan dan perangkat pendukung.

Ricky menjelaskan, tingginya kebutuhan pemasangan secara bersamaan membuat beberapa desa kesulitan memperoleh material di pasaran.

Baca juga: Curanmor di Klakah Lumajang Terekam CCTV, Motor Honda Beat Hilang saat Kunci Tertinggal

"Karena kan pemasangannya serentak, jadi kesulitan bahan. Beberapa desa sampai ambil barang dari Jember dan Probolinggo," ucapnya.

Dispemasdes Lumajang belum memiliki angka pasti mengenai target akhir pemasangan CCTV maupun PJU karena kebutuhan tiap dusun berbeda-beda.

Meski demikian, Ricky memperkirakan total pemasangan gabungan CCTV dan PJU dapat menembus angka 4.000 unit pada pertengahan Juni 2026.

"Tapi kalau 4.000 CCTV dan PJU, kemungkinan pertengahan Juni tercapai. Sebab data yang masuk ini terus berubah, karena beberapa desa ada yang belum melaporkan progresnya," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.