Sebut Ngapak Bikin Bahagia, Dukha Jual Pesona Banyumas di Jakarta
Daniel Ari Purnomo June 04, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Banyumas, Dukha Ngabdul Wasih S.M., secara langsung memperkenalkan ragam potensi pariwisata Banyumas di hadapan ratusan buyer dan pelaku industri pariwisata di Ibu Kota.

Hal membanggakan itu disampaikannya dalam perhelatan Banyumas Tourism & Culture Forum yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas bertempat di Hotel Oria, Jakarta, pada Kamis (4/6/2026).

Pada kesempatan istimewa itu, Dukha menyampaikan bahwa Banyumas secara letak terbilang sangat strategis karena berada tepat di tengah-tengah wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: Omzet tak Jelas, Perumda Pasar Satria Banyumas Bakal Dibubarkan

Secara kondisi geografis, kabupaten ini memiliki keuntungan ganda lantaran berdekatan dengan area lereng gunung sekaligus akses pesisir pantai.

"Banyumas secara alam dan kultur sangat mendukung, terdapat curug, masyarakatnya ramah-ramah, kulinernya enak, banyak kerajinan, batik, dan tarian," katanya memberikan penjelasan kepada Tribunbanyumas.com.

Legislator yang berasal dari Fraksi PKB tersebut juga menilai, selama ini kebanyakan orang dari luar kota lebih sering hanya mengenal nama Purwokerto yang sejatinya merupakan bagian ibukota dari Kabupaten Banyumas.

Padahal, cakupan wilayah Banyumas sangatlah luas, dan di luar kawasan Purwokerto sendiri masih sangat banyak destinasi tersembunyi yang bisa menjadi tempat kunjungan pariwisata unggulan.

Bahkan, ia sempat melontarkan candaan ringan untuk mencairkan suasana di hadapan para agen travel yang hadir.

"Orang dengar bahasa Madura gak ketawa, dengar bahasa Sunda gak ketawa. Tapi dengar bahasa Banyumas yang ngapak pasti ketawa, itu tandanya Banyumas bikin bahagia," ungkapnya seraya menyampaikan jokes khas daerah.

Menilik antusiasme peserta, Dukha merasa sangat optimistis bahwa ajang Banyumas Tourism & Culture Forum ini akan secara nyata mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan luar kota menuju Kabupaten Banyumas. Pada agenda besar tersebut, tercatat ada sebanyak 30 orang pegiat wisata asli asal Banyumas yang secara khusus dibawa langsung ke Jakarta.

Mereka kemudian dipertemukan dan diperkenalkan dengan deretan buyer serta para pelaku industri biro pariwisata nasional, yang jumlahnya diestimasikan mencapai angka 100 agen lebih. Momentum emas inilah yang dimanfaatkan para pegiat pariwisata tersebut untuk secara masif mengenalkan deretan keunggulan wisata alam maupun budaya di wilayah Banyumas.

"Baru yang pertama kali kegiatan seperti ini. Harapannya mereka nanti membawa tamu ke Banyumas. Saya optimis dampaknya positif bagi Banyumas," jelasnya memungkasi. (fba)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.