Korsleting Ruang Kemudi KM Usaha 3, Kapal Terbakar Usai Bongkar Muatan
Daniel Ari Purnomo June 05, 2026 12:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Petugas gabungan akhirnya bisa memadamkan sebuah kapal motor nelayan KM Usaha 3 yang terbakar saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tegalsari-Jongor, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Kamis (4/6/2026) siang.

Pemadaman tersebut dapat dilakukan selama kurang lebih satu jam usai petugas gabungan dari personel Polres Tegal Kota bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tegal, Lanal Tegal, Syahbandar PPN Tegalsari, dan unsur terkait lainnya langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Kapal nelayan tersebut diketahui tengah menjalani proses perbaikan seusai melakukan aktivitas bongkar muatan.

Baca juga: Kebakaran di Kejajar Wonosobo Hanguskan Rumah dan Musala

Kobaran api diduga kuat berasal dari korsleting arus listrik di ruang kemudi, yang kemudian secara cepat menyambar material mudah terbakar di bagian atas kapal.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi kejadian usai mendapatkan laporan mengenai peristiwa kebakaran itu.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang bergerak cepat sehingga api berhasil dilokalisir dan tidak merembet ke kapal-kapal lain yang kebetulan sedang bersandar di sekitar dermaga.

"Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke kapal-kapal lain di sekitar lokasi," ujarnya.

Amukan api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB, dan langsung dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran kapal tersebut.

Kapal yang terbakar itu diketahui merupakan milik Iswantoro, seorang warga Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat.

Akibat kejadian tersebut, bagian atas kapal mengalami kerusakan yang cukup parah, sementara nilai kerugian pastinya masih dalam tahap pendataan oleh petugas berwenang.

Kapolres lantas mengimbau para pemilik kapal dan pekerja perkapalan untuk rutin memeriksa instalasi kelistrikan serta selalu mengutamakan standar keselamatan kerja, khususnya pada saat kapal sedang menjalani perawatan maupun perbaikan.

"Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan penerapan standar keselamatan kerja termasuk ketersediaan APAR di masing-masing kapal pada lingkungan pelabuhan," pungkasnya. (Pet)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.