Gegara Minta Iphone, Ibu Muda Tewas Dibunuh Selingkuhanya Usai Berhubungan Badan di Hotel
Abd Rahman June 05, 2026 09:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM – Seorang pria berinisial MAP di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), tega menghabisi nyawa mantan kekasihnya berinisial APS (24) dalam sebuah insiden tragis yang mengejutkan warga.

Tak hanya menghilangkan nyawa korban, pelaku juga diduga membakar jasad APS sebelum membuangnya ke aliran Sungai Enim III.

Jasad korban kemudian ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh sudah terbakar.

Baca juga: Penuh Keakraban, Gubernur Sulbar dan Kepala BKN Prof Zudan Santap Malam Bersama di Maleo Waterpark

Baca juga: Sebelum Ditemukan Meninggal di Pesisir Pantai Nelayan Asal Tinambung Polman Sempat Mengaku Tidak Fit

Korban diketahui telah memiliki suami sah, namun masih kerap berkomunikasi dengan pelaku MAP, yang merupakan mantan kekasihnya. Hubungan keduanya disebut masih berlanjut meski korban telah menikah.

Bahkan, dalam keterangannya, pelaku mengungkap bahwa keduanya beberapa kali masih menjalin hubungan dekat sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

Saat ini, MAP telah ditangkap pihak kepolisian dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pengakuannya, pelaku membeberkan motif di balik aksi keji tersebut yang disebut dipicu konflik asmara yang rumit serta tuntutan materi.

Menurut pengakuan MAP, hubungan keduanya sudah berlangsung lama sejak sebelum korban menikah. Namun setelah menikah, korban disebut masih sering menghubungi pelaku.

Selama menjalin hubungan, pelaku mengaku kerap memenuhi permintaan korban terkait barang-barang mewah, mulai dari emas hingga ponsel pintar.

“Selama pacaran dengan saya, yang saya tahu sudah banyak sekali barang yang dia dapat, termasuk emas dan sepeda motor yang sudah dijualnya. Termasuk ponsel juga sudah beberapa kali ganti, bahkan iPhone,” ungkap MAP dalam keterangannya.

Kronologi Kejadian di Hotel

Peristiwa bermula saat korban menghubungi pelaku pada dini hari usai bertengkar dengan suaminya. Karena rasa iba, MAP kemudian menemui korban di sebuah hotel di Muara Enim.

Di kamar hotel tersebut, keduanya sempat berbincang dari pagi hingga siang hari. Korban disebut mengeluhkan rumah tangganya dan menyatakan keinginan untuk berpisah dari suaminya.

Korban bahkan meminta pelaku memperpanjang kamar hotel dan berencana mencari tempat tinggal baru bersama.

Namun situasi berubah tegang ketika korban meminta dibelikan ponsel iPhone sebagai syarat untuk melanjutkan rencana tersebut.

Pelaku mengaku menolak permintaan itu karena dinilai di luar kemampuannya saat itu. Penolakan tersebut memicu pertengkaran hingga terjadi adu mulut.

Ketegangan semakin memuncak saat korban melontarkan ucapan yang dianggap merendahkan pelaku. Emosi MAP pun diduga tidak terkendali hingga berujung pada aksi kekerasan yang merenggut nyawa korban.

Usai kejadian, pelaku kemudian membakar jasad korban sebelum membuangnya ke aliran sungai.

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk mengungkap fakta lengkap di balik tragedi tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.