Warkop di Banda Aceh Mulai Tambah Fasilitas untuk Nobar Piala Dunia 2026
Nur Nihayati June 05, 2026 10:36 AM

“Tentunya kita udah menaikkan flyer menyambut piala dunia, artinya promosi secara warkop sudah kita lakukan. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sejumlah warung kopi (warkop) di Kota Banda Aceh mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut gelaran Piala Dunia 2026. 

Selain meningkatkan promosi, pelaku usaha juga menambah fasilitas nonton bareng (nobar) dan memperkuat jaringan internet.

Owner Warkop Kantin Tekkomdik, Aan Risnanda Valevi, mengatakan pihaknya telah memulai promosi sejak beberapa waktu lalu dengan menyebarkan flyer dan menggelar berbagai kegiatan nobar sebagai pemanasan menjelang pesta sepak bola terbesar dunia tersebut.

“Tentunya kita udah menaikkan flyer menyambut piala dunia, artinya promosi secara warkop sudah kita lakukan. 

Kita juga sudah mulai kampanye-kampanye nobar mulai dari Champions kemarin, bahwa piala dunia nanti kita open di Warkop Tekkomdik. 

Intinya kita sudah melakukan tahapan-tahapan promosi kepada pengunjung,” kata Aan kepada Serambinews.com, Jumat (5/6/2026).

Menurut Aan, Kantin Tekkomdik yang beralamat di Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, itu juga melakukan sejumlah penambahan fasilitas untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung saat menyaksikan pertandingan.

Nonton bareng

“Dalam rangka menyambut piala dunia ini Warkop Tekkomdik akan menambah dua unit TV dan kita juga sudah pasang layar tancap untuk nonton bareng. 

Kemudian kita juga melakukan penguatan jaringan seperti wifi untuk piala dunia dan lainnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berencana menghadirkan berbagai atribut dan merchandise bertema Piala Dunia guna menambah semarak suasana selama event sepak bola empat tahunan  tersebut. 

Namun, Aan mengakui penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara menghadirkan tantangan tersendiri bagi pelaku usaha warkop di Aceh karena perbedaan waktu yang cukup jauh.

“Piala dunia ini digelar di Amerika, jadi berbanding 11-12 jam dengan kita Indonesia dan Aceh.

 Berhubung piala dunia ini waktunya juga agak random, ada yang dinihari dan ada juga yang pagi. Jadi ini jadi first experience bagi orang Indonesia atau orang Aceh, jamnya berbenturan dengan jam aktivitas kita,” katanya.

Aan menilai, kondisi tersebut membuat pengelola warkop harus melakukan penyesuaian, terutama terkait penggunaan layar tancap yang kurang efektif jika pertandingan berlangsung pada siang hari.

“Makanya kami di sini antisipasi tambah TV. Jadi ada upaya kami dalam rangka memeriahkan piala dunia di Kantin Tekkomdik,” ujarnya.

Selain fasilitas, kata Aan, Kantin Tekkomdik juga menyiapkan sejumlah menu tambahan yang disesuaikan dengan jadwal pertandingan, khususnya yang berlangsung menjelang subuh.

“Kami juga akan ada penambahan menu untuk menyambut piala dunia, sepertinya lebih ke menu rebusan karena kalau ada match di jam 5 subuh itu orang serba salah, mau makan berat udah tanggung, mau makan cemilan juga sudah susah. 

Jadi fokus kita akan nambah ke rebusan di Kantin Tekkomdik, misalnya kayak kacang, ketela, jagung dan lain-lain,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mempertimbangkan penambahan menu sarapan seperti nasi gurih dan makanan pagi lainnya untuk melayani pengunjung usai menyaksikan pertandingan.

Pembagian doorprize

Aan menambahkan, untuk menambah kemeriahan, Kantin Tekkomdik juga merencanakan berbagai hiburan selama acara nobar berlangsung, termasuk kuis berhadiah dan pembagian doorprize.

“Kami Kantin Tekkomdik juga bersama dengan beberapa pihak kayak dealer sama produk rokok, jadi nanti saat nobar akan ada MC-nya, ada kuis, ada hadiah berbagai doorprize dan juga uang tunai yang akan kita lakukan di Tekkomdik. Ini masih kita nunggu dari sponsor,” pungkasnya.

Amatan Serambinews.com, selain Warkop Kantin Tekkomdik, sejumlah warkop di kawasan Kota Banda Aceh saat ini juga tepantau sudah mulai melakukan berbagai persiapan dengan memasang layar tancap hingga menambah unit kursi untuk menyambut Piala Dunia 2026. (*)

Baca juga: Sidak Warkop di Banda Aceh, Petugas BBPOM Temukan Kopi Sachet Mengandung Bahan Kimia Obat

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.