Kebakaran Landa Rumah Semi Permanen di Cideng: Lansia 80 Tahun Tewas, Perjalanan KRL Sempat Lumpuh
Hironimus Rama June 05, 2026 11:35 AM

Laporan Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Insiden kebakaran hebat melanda sebuah bangunan semi permanen di Jalan Citarum No. 49, RT 17/RW 01, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/6/2026) dini hari.

Peristiwa tragis ini tidak hanya menelan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga sempat melumpuhkan operasional layanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Duri.

Kebakaran yang terjadi di pemukiman warga dekat jalur rel sekitar pukul 04.42 WIB tersebut memaksa perjalanan kereta dihentikan sementara demi menjaga keselamatan operasional.

Baca juga: Dua Kebakaran Hebat Melanda Depok, Satu Orang Alami Luka Bakar di Pancoran Mas

Tak hanya itu, Listrik Aliran Atas (LAA) di lokasi juga terpaksa dipadamkan selama petugas pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan si jago merah.

Kronologi Penanganan Kebakaran

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 04.48 WIB dari warga yang datang langsung ke Pos Pemadam Jatibaru.

Petugas langsung menerjunkan total 22 unit pemadam kebakaran dengan kekuatan 88 personel.

"Api berhasil dilokalisir pada pukul 05.23 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan mulai pukul 05.30 WIB," ujar Syarifudin, Jumat (5/6/2026).

Dalam prosesnya, petugas sempat menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit serta banyaknya aktivitas pengerahan dan penggalian di sekitar lokasi bangunan yang memiliki luas sekitar 180 meter persegi tersebut.

Sementara itu, Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi bahwa rekayasa penghentian sementara dilakukan murni sebagai langkah pengamanan.

“Usai Proses pemadaman sekitar pukul 06.10 WIB LAA dinyalakan kembali untuk layanan perjalanan Commuter Line,” jelas Leza saat dikonfirmasi pada  Jumat (5/6/2026).

Meskipun saat ini operasional Commuter Line lintas Cikarang maupun Commuter Line Basoetta sudah berangsur normal, peristiwa ini sempat berdampak pada lima perjalanan Commuter Line dengan total akumulasi keterlambatan mencapai 132 menit.

KAI Commuter juga sempat melakukan rekayasa pola operasi terhadap Commuter Line nomor 5027 relasi Cikarang–Kampung Bandan yang perjalanannya dibatasi hanya sampai Stasiun Manggarai.

“Selalu utamakan keselamatan dan selalu ikuti arahan petugas di Stasiun,” tutup Leza.

Identitas Korban Tewas dan Luka-Luka

Dampak dari kebakaran bangunan semi permanen ini merenggut nyawa seorang lansia berusia 80 tahun bernama Tjhin Bun Siak.

Selain korban tewas, lima orang lainnya dilaporkan mengalami luka bakar ringan. Berikut rincian korban luka yaitu Nur Salsabila (22), Nisa (11), Ahmad Syarifudin (30), Bayu (24) dan M. Ali Muhtaro (56).

Berdasarkan data sementara dari petugas di lapangan, kebakaran ini berdampak langsung pada sedikitnya 10 kepala keluarga (KK) atau sekitar 35 jiwa. Penyebab pasti kebakaran serta taksiran total kerugian materiil hingga kini masih dalam proses penyelidikan mendalam.

Rentetan Kebakaran di Jakarta Pusat

Musibah di Cideng ini menambah daftar panjang kasus kebakaran di wilayah Jakarta Pusat dalam kurun waktu 24 jam terakhir. 

Sebelumnya, pada Kamis (4/6/2026) dini hari, kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Tanah Tinggi IV, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, juga ludes terbakar.

Dalam peristiwa di Johar Baru tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan hingga 23 unit pemadam dengan 140 personel untuk memadamkan sekitar 30 rumah tinggal yang hangus di area seluas 250 meter persegi.

"Api berhasil dilokalisir pada pukul 01.35 WIB, dilanjutkan proses pendinginan hingga akhirnya operasi dinyatakan selesai pada pukul 04.24 WIB," kata Syarifudin, Kamis (4/6/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden di Tanah Tinggi, meskipun sebanyak 60 KK atau sekitar 240 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal mereka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.