Bupati Aceh Timur & Kepala BNN Aceh Teken Nota Kesepakatan Pembentukan ULT Cikal Bakal Kantor BNN
Nur Nihayati June 05, 2026 10:36 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir    |   Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.S dan Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K, M.Si, menandatangani nota kesepakatan pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) P4GN di Aceh Timur, di ruang rapat Pendopo Bupati Aceh Timur, Kamis (4/6/2026) sore.

Nota kesepakatan ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Pemkab Aceh Timur juga akan menyediakan lahan untuk pengembangan fasilitas pendukung Badan Narkotika Nasional (BNN) yaitu kantor dan rehab. 

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, dalam kesempatan itu, menyebutkan, permasalahan narkotika merupakan ancaman serius yang harus ditangani secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

Baca juga: Harapan Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Setelah Melepas Peserta Pawai Takbir Idul Adha  di Simpang Ulim

Wilayah rentan penyelundupan

Dikatakan Al-Farlaky,  Aceh Timur menjadi salah satu wilayah yang rentan terhadap penyelundupan narkotika, karena memiliki garis pantai yang panjang dan sejumlah jalur yang kerap dimanfaatkan oleh jaringan peredaran gelap narkoba. 

"Selain itu, penyalahgunaan narkotika juga masih ditemukan di tengah masyarakat, terutama jenis ganja dan sabu-sabu," jelasnya. 

Melihat kondisi itu, sambung Bupati, Pemkab Aceh Timur siap mendukung berbagai program BNN dalam upaya mewujudkan daerah yang bersih dari narkoba.

Kerja sama yang telah ditandatangani tersebut merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BNN.

Pihaknya menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam penanganan masalah narkoba. 

Pemkab Aceh Timur siap mendukung pembentukan ULT P4GN dan menyiapkan lahan yang diperlukan, guna menunjang pelaksanaan program-program BNN di daerah.

"Termasuk untuk pembangunan kantor BNN dan fasilitas rehabilitasi di daerah kami ini," papar Farlaky.

Bupati juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan hingga tingkat desa dan gampong untuk bersama-sama memerangi narkoba.

Mantan jurnalis dan aktivis ini juga menekankan pentingnya peningkatan edukasi P4GN kepada masyarakat, serta mendorong rehabilitasi bagi masyarakat yang telah terpapar penyalahgunaan narkotika.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemkab Aceh Timur terhadap upaya P4GN.

Dukungan pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam memperkuat langkah pencegahan, rehabilitasi, serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Menurut putra Aceh ini, pembentukan ULT P4GN bertujuan untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan informasi, edukasi, rehabilitasi.

Pemberantasan narkoba

Termasuk berbagai layanan lainnya yang berkaitan dengan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pihaknya juga menyadari bahwa Aceh Timur termasuk wilayah yang rawan terhadap penyalahgunaan dan penyelundupan narkotika melalui jalur-jalur tikus di sepanjang pesisir Timur Provinsi Aceh ini.

Untuk itu, diperlukan langkah nyata dari pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi persoalan ini secara serius.

Kepala BNN Aceh ini juga berharap adanya komitmen nyata dari Pemkab Aceh Timur untuk menekan angka penyelundupan narkoba, serta mempersempit ruang gerak para bandar dan pelaku penyalahgunaan narkotika di wilayah ini.

Brigjen Pol Dedy juga mengajak masyarakat Aceh Timur untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

"Sayangi keluarga dan lingkungan sekitar. Jika ketahanan keluarga kuat, insya Allah kita akan mampu menjauhkan generasi muda dari ancaman narkoba," ucapnya.

Sambung Kepala BNN Aceh, melalui kerja sama ini diharapkan koordinasi dan kolaborasi antara BNN dan Pemkab Aceh Timur semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bersih dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh Timur, sejumlah pejabat Pemkab, jajaran BNN Provinsi Aceh, Kepala BNN Kota Langsa, para Ketua Tim, serta perwakilan instansi terkait lainnya. (*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.