'Ekitike' yang Baru, Liverpool Berencana Merekrut Alternatif Diomande Senilai Rp2,1 Triliun
Aprianto June 05, 2026 09:48 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Andoni Iraola resmi menggantikan Arne Slot sebagai pelatih Liverpool di Liga Inggris.

Banyak hal akan berubah di Anfield setelah performa buruk dalam mempertahankan gelar Premier League.

Apakah penunjukan ini berisiko? Ya, memang berisiko. 

Iraola mengambil langkah besar dengan menduduki kursi pelatih salah satu klub terbesar dan paling menuntut di dunia sepak bola. 

Dia telah melakukan pekerjaan yang baik di Bournemouth.

Baca juga: Jam Tayang dan Jadwal Bola Timnas Indonesia vs Oman Siaran Live SCTV Malam Ini FIFA Match Day 2026

Baca juga: Jam Tayang dan Jadwal Moto3 MotoGP Hungaria 2026 Siaran Live Trans7-SPOTV, Aksi Pertama Veda Pratama

Tetapi bagaimana sistemnya yang berintensitas tinggi mampu bertahan menghadapi tekanan yang meningkat dari kompetisi Eropa masih harus dilihat.

Begitu pula kemampuannya untuk menerapkan struktur yang lebih berfokus pada penguasaan bola.

Meskipun demikian, ini adalah perekrutan yang menarik, dengan pelatih asal Basque ini lebih condong ke intensitas yang telah dibangun di bawah Jurgen Klopp yang telah dirindukan para penggemar selama setahun terakhir.

CEO sepak bola FSG, Michael Edwards, dan direktur olahraga Richard Hughes masih memimpin upaya transfer, dengan penyerang baru sebagai prioritas utama.

Liverpool memulai pembicaraan untuk penyerang elite

Liverpool berhasil melewati salah satu musim paling mengecewakan dalam waktu yang lama dengan status Liga Champions mereka tetap utuh. 

Ini sangat penting, karena The Reds masih mampu menarik talenta-talenta terbaik ke Anfield.

Yan Diomande telah muncul sebagai target utama FSG setelah Mohamed Salah memainkan pertandingan terakhirnya untuk tim Merseyside tersebut.

Tetapi Paris Saint-Germain juga sangat tertarik pada pemain sayap RB Leipzig itu, sehingga jalur alternatif mungkin diperlukan.

Liverpool membutuhkan lebih dari sekadar pemain sayap kanan, terutama mengingat Hugo Ekitike absen dalam jangka panjang karena cedera tendon Achilles. 

Iraola membutuhkan penyerang yang dinamis dan fleksibel secara posisi untuk bermain bersama pemain seperti Diomande.

Menurut Fabrizio Romano, Liverpool sedang berupaya mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain musim panas ini, dengan pemain sayap yang dihargai £87 juta tersebut memasuki tahun kedua terakhir kontraknya.

Barcola telah menjadi bagian dari salah satu lini serang paling mematikan dalam sejarah Eropa.

Tetapi lini depan PSG yang padat pemain membuat waktu bermainnya hanya diberikan secara sporadis oleh Luis Enrique.

Kini, pemain berusia 23 tahun itu terbuka untuk pindah ke klub lain, dan meskipun Liverpool bertekad untuk mendapatkannya, Arsenal termasuk di antara pesaing mereka dalam perebutan pemain tersebut.

Mengapa Barcola bisa menjadi Ekitike berikutnya di Liverpool?

Seandainya tidak bernasib sial karena cedera, Ekitike pasti sudah bergabung dengan Barcelona untuk Piala Dunia Prancis. 

Sebaliknya, penyerang andalan Liverpool musim 2025/26 ini mungkin hanya akan beruntung jika bisa bermain lagi sebelum Januari. Begitulah sepak bola.

Cedera Ekitike vs PSG
Barcola bisa membantu menggantikannya, dengan keserbagunaan dalam permainan menyerangnya yang dapat membantu sistem Iraola berjalan maksimal sejak awal.

Pemain asal Prancis dengan tinggi 6 kaki ini sangat lincah saat menguasai bola dan sulit diprediksi ketika berhadapan dengan para bek yang cemas. 

Dia pasti akan membawa faktor X yang selama ini kurang di Anfield, sebuah peningkatan dibandingkan Cody Gakpo di sisi kiri.

Sejak awal musim lalu, Barcola telah mencetak 34 gol dan 28 assist untuk timnya. 

Angka-angka tersebut akan sangat membantu Liverpool, tetapi pengaruh Barcola lebih luas lagi, karena ia sangat kreatif, cerdas, dan berpengaruh.

Seperti Ekitike, ia melakukan lebih dari yang dituntut oleh deskripsi pekerjaan, dan mengingat gaya sepak bola Iraola yang penuh energi.

Ini bisa menjadi sangat penting bagi Liverpool yang pasti akan memasuki musim baru dengan sedikit kecemasan setelah tahun yang melelahkan.

Barcola, yang terus berkembang, telah dipuji sebagai "salah satu pemain sayap kiri terbaik di Eropa" oleh pemandu bakat Como, Ben Mattinson.

Meskipun dia dan Ekitike dapat membentuk duet maut di masa depan, dia awalnya akan melayani penyerang Alexander Isak dengan cara yang tidak jauh berbeda dengan Ekitike sepanjang musim lalu.

Barcola adalah salah satu pemain sayap muda paling menjanjikan di dunia, dan fakta bahwa dia tidak selalu menjadi starter di PSG setiap minggu seharusnya tidak membuat Liverpool patah semangat.

Lagipula, ia akan berhadapan dengan Khvicha Kvaratskhelia di sayap kiri. 

Di Liverpool, ia akan diberi kebebasan untuk mengeksplorasi batas kemampuan fisik dan tekniknya, menjadikan peran di sisi kiri sebagai miliknya sendiri.

Kualitasnya sudah ada, dan dia bisa memberikan dampak instan bagi tim Liverpool asuhan Iraola, meniru jejak Ekitike dalam hal itu.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.