WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kebakaran hari ini melanda sebuah bangunan semi permanen di Jalan Citarum No. 49, RT 17/RW 01, Kelurahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka bakar ringan.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 04.48 WIB dari warga yang datang langsung ke Pos Pemadam Jatibaru.
Sebanyak dua unit pemadam dengan enam personel langsung dikerahkan sebagai respons awal.
Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 04.55 WIB dan operasi pemadaman dimulai dua menit kemudian.
Baca juga: Ratusan Penyintas Kebakaran Pasar Jiung Bertahan di Pengungsian, Bantuan Darurat Terus Mengalir
"Api berhasil dilokalisir pada pukul 05.23 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan mulai pukul 05.30 WIB," ujar Syarifudin, Jumat (5/6/2026).
Untuk mengendalikan kebakaran, Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan total 22 unit pemadam kebakaran dengan 88 personel.
Petugas menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit serta banyaknya aktivitas pengerahan dan penggalian di sekitar lokasi.
Bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 180 meter persegi.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan, sementara taksiran kerugian materi juga masih didata.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Tjhin Bun Siak (80).
Sementara lima korban lainnya mengalami luka bakar ringan, yakni Nur Salsabila (22), Nisa (11), Ahmad Syarifudin (30), Bayu (24), dan M. Ali Muhtaro (56).
Berdasarkan data sementara, kebakaran berdampak pada sekitar 10 kepala keluarga (KK) atau 35 jiwa.
Hingga laporan terakhir, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul di lokasi kejadian.
Sebelumnya, kebakaran juga melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Tanah Tinggi IV RT 009/007, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026) dini hari. Sedikitnya 30 rumah dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.
Syarifudin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 00.15 WIB dari warga yang datang langsung ke pos pemadam.
Sebanyak tujuh unit pemadam kebakaran dengan 37 personel pertama kali dikerahkan ke lokasi.
Unit pertama tiba empat menit kemudian atau pada pukul 00.19 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman.
"Api berhasil dilokalisir pada pukul 01.35 WIB, dilanjutkan proses pendinginan hingga akhirnya operasi dinyatakan selesai pada pukul 04.24 WIB," kata Syarifudin, Kamis (4/6/2026).
Baca juga: Korban Kebakaran di Kemayoran Jakarta Pusat Diminta Segera Lapor Jika KTP hingga KK Hilang
Untuk mengatasi kobaran api, Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan total 23 unit pemadam kebakaran dengan 140 personel dari sejumlah sektor dan pos pemadam di wilayah Jakarta Pusat.
Berdasarkan data petugas, objek yang terbakar merupakan bangunan perumahan dengan luas area terdampak sekitar 250 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Meski demikian, kebakaran berdampak pada sekitar 60 kepala keluarga (KK) atau sekitar 240 jiwa yang tinggal di kawasan tersebut.
Menurut keterangan petugas, kebakaran pertama kali diketahui sekitar tengah malam.
Penghuni rumah yang diduga menjadi titik awal kebakaran terbangun karena merasakan hawa panas di kamar tidurnya yang berada di lantai dua.
Saat terbangun, penghuni melihat api sudah membesar sehingga langsung menyelamatkan diri dan memberi tahu warga sekitar.
Setelah lebih dari empat jam penanganan, situasi di lokasi dinyatakan aman dan proses pemadaman telah selesai sepenuhnya.(m27)