Dispar Bandar Lampung Catat Okupansi Hotel 70 Persen, Kunjungan Wisata Naik 20 Persen
taryono June 05, 2026 11:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Libur panjang Hari Raya Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila pekan lalu berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian di Kota Bandar Lampung.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan tingkat okupansi hotel selama periode tersebut rata-rata mencapai 70 persen.

“Untuk sektor pariwisata sudah pasti berdampak. Dari okupansi hotel rata-rata di angka 70 persen,” kata Adiansyah, Jumat (5/6/2026).

Ia menyebut puncak kunjungan wisatawan terjadi pada Minggu. 

Selain itu, jumlah kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Bandar Lampung meningkat sekitar 15 hingga 20 persen dibanding hari biasa.

Meski belum dapat menyampaikan nilai transaksi maupun jumlah pasti wisatawan, Adiansyah memastikan pergerakan tersebut memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.

“Hotel ramai, pusat oleh-oleh ramai, kuliner juga meningkat. Ada efek berantai ke sektor lain seperti rental mobil dan usaha pendukung pariwisata lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan aktivitas wisata juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor hotel, rumah makan, destinasi wisata, hingga jasa transportasi.

Saat ini, Dinas Pariwisata masih melakukan pendataan jumlah wisatawan dari hotel dan pengelola destinasi.

“Data secara rinci masih kami mintakan. Ada yang sudah masuk, ada yang masih berproses,” katanya.

Untuk destinasi favorit, wisata buatan masih mendominasi kunjungan, seperti Navara, Lembah Hijau, Bukit Aslan, dan Bukit Sakura.

Sementara itu, wisatawan juga mengunjungi sejumlah kawasan pantai dan wisata alam di Bandar Lampung. 

Adapun destinasi yang dikelola pemerintah daerah antara lain Sumur Putri, Air Terjun Batu Putu, dan Hutan Kera, yang hingga kini masih dapat dikunjungi secara gratis.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.