- Polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas.
Sebelumnya, Ruben dan Sarwendah berselisih terkait anak dan nafkah
pasca perceraian.
Kini, konflik keduanya merembet ke persoalan rumah mewah yang
ditempati Sarwendah bersama kedua putrinya.
Belakangan terungkap bahwa rumah yang berada di kawasan Cipete
tersebut masih menjadi jaminan utang bank.
Menurut pihak Sarwendah, rumah tersebut bahkan dijadikan jaminan atas
pinjaman yang diajukan oleh Ruben Onsu.
Karena statusnya masuk dalam harta bersama, Sarwendah juga ikut
terdampak dan harus menghadapi persoalan tersebut.
Sarwendah disebut bersedia ikut melunasi utang tersebut demi
mempertahankan rumah yang kini ditempati anak-anaknya.
Namun, ia meminta agar kepemilikan rumah dialihkan atas namanya.
Di sisi lain, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang menyatakan
pihaknya tidak keberatan apabila Sarwendah ingin mengambil alih rumah
tersebut.
"Ya silakan saja kalau memang mau di-takeover kewajibannya. Toh memang
itu adalah harusnya memang harta bersama, tanggung jawab bersama.
Kalau ada sisa kewajiban yang memang you harus selesaikan, dan you mau
takeover dan itu menjadi bagian yang kau minta ya enggak ada masalah,”
ujar Minola Sebayang ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin
(1/6/2026).
Namun, Ruben meminta agar seluruh dana yang selama ini telah
dikeluarkan untuk membayar cicilan rumah turut diperhitungkan dalam
proses penyelesaian aset.
Rumah mewah tersebut diketahui dibangun saat Ruben dan Sarwendah masih
berstatus suami istri.
Biaya pembangunan yang dikeluarkan mencapai Rp70 miliar.
Namun di balik kemegahannya, rumah tersebut kini menghadapi persoalan serius.
Menurut pihak Sarwendah, cicilan KPR rumah mengalami tunggakan sejak
pertengahan tahun 2024.
Akibatnya, status kredit disebut telah memasuki tahap macet dan
berisiko menghadapi penyitaan maupun lelang oleh pihak bank.
Nominal cicilan rumah itu juga tidak sedikit.
Biaya KPR yang harus dibayarkan setiap bulan disebut mencapai sekitar
Rp379 juta.
#utang #sarwendah #rubenonsu