TRIBUNGAYO.COM, SPORT – Malam ini menjadi momen yang sangat penting bagi Timnas Indonesia. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Skuad Garuda akan menghadapi Oman dalam laga FIFA Matchday yang dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB.
Namun pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan biasa. Ada misi besar yang sedang diemban pasukan Merah Putih, yakni mengakhiri kutukan 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman.
Terakhir kali Indonesia mampu menaklukkan Oman terjadi pada tahun 1988 dalam ajang King's Cup di Bangkok, Thailand. Sejak saat itu, Garuda belum pernah lagi merasakan kemenangan saat berhadapan dengan tim asal Timur Tengah tersebut.
Baca juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday: Garuda Bidik Hasil Positif di SUGBK
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa timnya siap menghadapi tantangan tersebut. Setelah menjalani pemusatan latihan selama lima hari, ia menilai para pemain sudah memahami ritme permainan dan strategi yang akan diterapkan.
Menurut Herdman, catatan sejarah yang kurang menguntungkan justru menjadi motivasi tambahan bagi skuad Garuda untuk tampil maksimal dan menciptakan sejarah baru di hadapan publik sendiri.
Optimisme juga datang dari bek andalan Indonesia, Kevin Diks. Ia menyebut seluruh pemain berada dalam satu visi yang sama dan memahami instruksi taktik yang telah disiapkan tim pelatih.
Meski demikian, Indonesia harus menghadapi laga ini tanpa beberapa pemain penting. Kapten tim Jay Idzes dipastikan absen akibat cedera, sementara Thom Haye tidak dapat bermain karena akumulasi kartu. Kondisi Calvin Verdonk juga masih diragukan untuk tampil sejak menit pertama.
Baca juga: Jadwal FIFA Matchday Timnas Indonesia: Garuda Tantang Oman dan Mozambik di SUGBK
Namun kedalaman skuad menjadi modal berharga. Lini belakang diperkirakan tetap solid dengan kehadiran Justin Hubner, Rizky Ridho, dan Elkan Baggott.
Di sisi lain, Oman datang ke Jakarta dengan kepercayaan diri tinggi. Pelatih mereka, Tarik Sektioui, mengakui perkembangan pesat Timnas Indonesia yang kini diperkuat kombinasi pemain lokal dan diaspora Eropa.
Meski demikian, Oman bertekad mempertahankan dominasi mereka atas Indonesia dan memperpanjang rekor tak terkalahkan yang sudah bertahan hampir empat dekade.
Kini semua mata tertuju ke Gelora Bung Karno. Apakah Indonesia mampu memutus rekor buruk selama 38 tahun dan mencatat kemenangan bersejarah? Atau justru Oman kembali mempertahankan dominasinya?
Jawabannya akan tersaji malam ini, saat Garuda terbang tinggi demi menorehkan sejarah baru. (*)