TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Lebih, Kecamatan Gianyar, Bali, Jumat 5 Juni 2026 pagi.
Seorang pemandu wisata asal Desa Lebih ditemukan meninggal dunia di dalam mobil setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak pohon kamboja di pinggir jalan.
Peristiwa tersebut membuat suasana pagi di Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, Bali mendadak geger.
Warga yang tengah beraktivitas dikejutkan dengan sebuah mobil yang menabrak pohon kamboja di tepi Jalan Raya Lebih.
Awalnya, kendaraan Toyota Kijang Innova bernomor polisi DK 1051 KD itu terlihat melaju pelan dari arah selatan menuju utara.
Namun saat melintas di depan Balai Banjar Lebih Duur Kaja sekitar pukul 08.00 Wita, mobil tiba-tiba oleng ke kanan dan menghantam pohon yang berada di pinggir jalan.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera mendekat untuk memberikan pertolongan.
Baca juga: Jadwal Rerahinan Terdekat Juni 2026: Sugihan Bali dan Jawa Jelang Galungan Tanggal 11 dan 12
Namun saat diperiksa, pengemudi yang berada di balik kemudi sudah tidak memberikan respons.
Kondisinya pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Belakangan diketahui pengemudi tersebut adalah I Made Suara (53), seorang pemandu wisata asal Banjar Lebih Beten Klod, Desa Lebih.
Dugaan sementara, korban mengalami gangguan kesehatan saat mengemudikan kendaraannya, sehingga kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak pohon.
Tak lama setelah laporan diterima, jajaran Polsek Gianyar bersama Tim Identifikasi Polres Gianyar dan tenaga medis datang ke lokasi.
Petugas kemudian melakukan olah TKP sekaligus pemeriksaan awal terhadap korban.
Baca juga: VIDEO Viral Bungkusan Mirip Mayat Bayi Di Pura Badung Bali, Ternyata Berisi Bangkai Induk Kucing
Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam kendaraan. Selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis," ujarnya.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju RSUD Sanjiwani Gianyar.
Sementara itu, kendaraan korban dievakuasi dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
Meski kecelakaan tunggal terjadi di lokasi, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Aparat menduga korban telah mengalami kondisi kesehatan tertentu sebelum kendaraan yang dikemudikannya oleng dan menabrak pohon.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar.
Banyak yang tidak menyangka pria yang sehari-hari bekerja sebagai pemandu wisata tersebut ditemukan meninggal dunia saat berada di balik kemudi kendaraannya sendiri.
(*)