Banyak Keluhan Pendaftaran Online, Dikbud Bengkulu Tambah Waktu SPMB 2026
Hendrik Budiman June 05, 2026 03:42 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu resmi memperpanjang masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang SMA dan SMK sederajat.

Sebelumnya, puluhan wali murid dan calon siswa baru memadati aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, sejak pagi Jumat (5/6/2026).

Para wali murid mengaku terkendala untuk masuk ke dalam sistem SPMB online ini, terutama pada jalur prestasi yang membutuhkan proses kurasi dokumen dan unggah piagam penghargaan melalui sistem.

Dilokasi terihat, puluhan calon siswa baru dan wali murid silih berganti menghadap kepanitia untuk menyelesaikan proses kurasi dokumen.

Dengan adanya kendala ini, Dinas Pendidikan dan Kebudaya Provinsi Bengkulu, melakukan perpanjangan masa pendaftaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan masa pendaftaran yang semula berakhir pada 5 Juni 2026 kini diperpanjang selama satu hari hingga 6 Juni 2026 besok.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon peserta didik yang hingga saat ini masih mengalami hambatan saat melakukan pendaftaran maupun kurasi prestasi secara daring.

"Hanya diperpanjang satu hari sampai tanggal 6 Juni. Setelah itu proses akan dilanjutkan oleh masing-masing sekolah untuk tahapan seleksi sesuai jalurnya," ungkap Zulhendri saat diwawancarai wartawan, Jumat (5/6/2026).

Baca juga: Penyebab Siswa Gagal Login SPMB 2026 di Bengkulu, Disdikbud Beri Penjelasan Resmi

Kondisi tersebut juga berdampak pada jumlah pendaftar di sejumlah sekolah favorite seperti SMAN 2 dan SMAN 5 Bengkulu belum mengalami lonjakan pendaftar yang signifikan.

Menurut Zulhendri, situasi tersebut terjadi karena sebagian besar calon murid masih fokus menyelesaikan administrasi dan proses pendaftaran secara daring di kantor Dikbud.

"Beberapa sekolah yang biasanya banyak diminati masih terlihat sepi pendaftar. Saat ini konsentrasi peserta masih berada di Dikbud, khususnya pada jalur prestasi. Kami berharap dengan tambahan waktu ini para calon murid dapat menyelesaikan pendaftaran ke sekolah tujuan mereka," jelas Zulhendri.

Dikbud Provinsi Bengkulu mengimbau seluruh calon murid baru yang belum menyelesaikan proses pendaftaran agar segera memanfaatkan waktu tambahan yang diberikan. 

Dengan demikian, seluruh tahapan seleksi dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan tidak ada peserta yang kehilangan kesempatan mengikuti SPMB Tahun 2026.

Penyebab Gagal Login

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 secara umum berjalan lancar dan terkendali.

Menurut Zulhendri, hingga hari terakhir pemantauan, sistem pendaftaran daring tidak mengalami kendala berarti. 

Namun, sejumlah calon peserta didik masih mengalami hambatan saat login atau verifikasi data karena dokumen yang diunggah tidak sesuai dengan ketentuan.

"Sampai tadi malam sistem masih lancar dan terkendali dengan baik. Kalau ada yang mengalami kendala login, sebagian besar karena data atau dokumen yang diunggah tidak sesuai dengan persyaratan," kata Zulhendri.

Salah satu kendala yang sering ditemukan berasal dari jalur prestasi. Beberapa peserta mengunggah sertifikat yang tidak terdaftar atau tidak diakui oleh Pusat Prestasi Nasional sehingga sistem secara otomatis menolak dokumen tersebut.

Selain itu, pada jalur afirmasi juga ditemukan ketidaksesuaian dokumen pendukung, seperti data kartu Program Keluarga Harapan (PKH) dan dokumen lainnya yang tidak memenuhi syarat verifikasi.

"Kalau dokumennya tidak sesuai, sistem tentu akan menolak. Karena itu kami sejak awal sudah mengingatkan masyarakat untuk mengisi data sesuai dokumen yang dimiliki," ujar Zulhendri.

Zulhendri juga membantah adanya dugaan permainan atau intervensi dalam proses penerimaan siswa baru. Menurutnya, seluruh tahapan telah berjalan sesuai aturan dan diawasi secara ketat.

"Kami sudah berupaya memberikan pelayanan terbaik dan melakukan sosialisasi sejak awal. Tidak ada permainan dalam proses ini. Semua berjalan sesuai mekanisme yang berlaku," tegas Zulhendri.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu juga mengingatkan seluruh panitia di sekolah agar tetap waspada terhadap kemungkinan adanya pihak ketiga yang mencoba memanfaatkan proses penerimaan siswa baru.

Zulhendri memastikan hingga saat ini belum ditemukan indikasi praktik percaloan maupun intervensi dalam pelaksanaan SPMB 2026.

"Kami terus mengingatkan seluruh panitia agar berhati-hati dan menjaga integritas pelaksanaan SPMB sampai seluruh tahapan selesai," tutup Zulhendri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.