Daftar Ulang SPMB Membludak, SDN Rantau Kiwa 2 Tapin Hanya Tampung 28 Siswa Baru
Irfani Rahman June 05, 2026 05:50 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Suasana SDN Rantau Kiwa 2, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan tampak ramai, Jumat (5/6/2026). 

Puluhan orang tua bersama anak mereka datang untuk melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk menyekolahkan anaknya di SDN Rantau Kiwa 2 yang dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di kawasan tersebut.

Salah seorang wali murid, Irma, mengaku bersyukur anaknya diterima di sekolah tersebut.

"Alhamdulillah diterima. Anak saya baru lulus TK dan sekarang bisa masuk SDN Rantau Kiwa 2," ujarnya usai melakukan daftar ulang.

Kepala SDN Rantau Kiwa 2, Nurul Huda mengatakan hingga siang hari jumlah peserta yang melakukan daftar ulang telah mencapai lebih dari 20 orang.

Baca juga: Pembunuh Ibu 2 Anak di Pengaron Banjar Masih Misteri, di TKP Polisi Hanya Temukan Benda Ini

Baca juga: Aksi Heroik Raihan di Kebakaran Bakarung HSS, Nekat Terobos Api Untuk Selamatkan Sang Nenek

"Saat ini sudah 20 orang lebih yang melakukan daftar ulang. Kami hanya menerima satu rombongan belajar dengan kuota 28 siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027," jelasnya.

Menurutnya, keterbatasan ruang kelas menjadi alasan sekolah belum bisa menambah jumlah peserta didik baru.

"Di sekolah kami ruang kelas belum mencukupi untuk membuka dua rombongan belajar. 

Mudah-mudahan ke depan ada bantuan anggaran dari Dinas Pendidikan maupun dukungan pemerintah daerah sehingga bisa menambah ruang kelas," katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap pengembangan sarana dan prasarana sekolah, baik melalui pembangunan ruang kelas baru maupun peningkatan bangunan yang sudah ada.

Selain keterbatasan lahan, lokasi sekolah yang berada di tepi jalan raya juga menjadi perhatian karena dinilai cukup rawan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas.

"Kami berharap ada solusi terbaik, baik penambahan bangunan bertingkat maupun pengembangan lokasi yang lebih luas dan aman bagi peserta didik," tambahnya.

Meski memiliki keterbatasan sarana, SDN Rantau Kiwa 2 tetap mencatat berbagai prestasi. Sekolah ini dikenal sebagai Sekolah Ramah Anak serta berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.

Selain itu, sekolah tersebut juga menjadi salah satu titik pantau penilaian Adipura Kabupaten Tapin.

"Alhamdulillah seluruh ruang kelas dan lingkungan sekolah sudah dilengkapi CCTV. Ini juga mendukung karena sekolah kami menjadi salah satu lokasi pemantauan dalam penilaian Adipura setiap tahunnya," ungkap Nurul Huda

Dengan berbagai prestasi yang diraih, tidak mengherankan apabila SDN Rantau Kiwa 2 tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menyekolahkan putra-putri mereka pada tahun ajaran baru.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.