BMKG Medan Ungkap Penyebab Hujan Petir dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada hingga Pekan Depan
Randy P.F Hutagaol June 05, 2026 06:10 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab terjadinya hujan disertai petir dan angin kencang yang melanda Kota Medan dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, termasuk pada Kamis (4/6/2026) malam.

Prakirawan Balai Besar MKG (BBMKG) Wilayah I Medan, Nensy Nindy Tambunan, menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipicu oleh fenomena gelombang ekuatorial Rossby dan gelombang Kelvin yang aktif di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

"Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, ada beberapa faktor yang meningkatkan potensi hujan di Sumut, di antaranya aktifnya gelombang ekuatorial Rossby dan Kelvin di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar," ujar Nensy saat dikonfirmasi awak media, Jumat (5/6/2026).

Selain itu, berdasarkan dari hasil analisis angin juga menunjukkan adanya belokan angin (shearline) dan daerah pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Sumut. 

Kondisi ini menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Meski demikian, Nensy menegaskan bahwa kondisi ini belum tergolong sebagai cuaca ekstrem. 

Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena potensi cuaca serupa masih akan terjadi dalam sepekan ke depan, terhitung sejak hari ini hingga Kamis (11/6/2026).

"Cuaca seperti ini belum termasuk kriteria cuaca ekstrem. Namun, perlu diwaspadai hingga satu minggu ke depan," ujarnya.

BMKG mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya pada sore dan malam hari di wilayah Sumatera Utara.

"Selain itu, masyarakat juga diharapkan selalu mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi cuaca di Sumut melalui akun resmi BMKG," tutup Nensy.

(Cr9/Tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.