Dongkrak Ekonomi Lokal, Pasar Kreatif Bandung 2026 Kejar Target Rp10 M
Siti Fatimah June 05, 2026 06:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menargetkan omzet Pasar Kreatif Bandung 2026 dapat melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp10 miliar.

Pelaksanaan Pasar Kreatif tersebut akan digelar mulai 8 Juni hingga 2 Agustus 2026 di Paris Van Java (PVJ), Paskal Shopping Center, Cihampelas Walk (Ciwalk), Summarecon Mall Bandung, Trans Studio Mall Bandung, The Botanica, Festival Citylink, dan King Shopping Center.

‎Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan, untuk mengejar target tersebut, pihaknya akan terus berupaya meningakatkan nilai transaksi selama pelaksanaan Pasar Kreatif Bandung tahun ini.

Baca juga: Terbuat dari Bahan Lokal, Produk Gluten Free Ini Dipamerkan diajang Pasar Kreatif Bandung

‎"Targetnya masih kami upayakan agar bisa di atas Rp10 miliar, meskipun kami tetap melihat kondisi dan situasi ekonomi yang ada," ujar Ronny, Jumat (5/6/2026).

Pihaknya optimis daya beli masyarakat dan antusiasme pengunjung akan mampu mendukung pencapaian target tersebut, meski menghadapi tantangan kondisi ekonomi global, termasuk fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat.

"Pasar Kreatif Bandung 2026 menjadi wadah regenerasi bagi pelaku usaha lokal. Tahun ini, sekitar 32 persen peserta ditargetkan berasal dari pelaku usaha baru yang belum pernah mengikuti kegiatan serupa," katanya.

‎Selain membuka peluang bagi peserta baru, Disdagin juga menjaga keberagaman produk yang ditampilkan agar tidak didominasi oleh satu jenis komoditas tertentu.

Dia mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada pengunjung sekaligus memperluas kesempatan promosi bagi berbagai sektor usaha.

Baca juga: Pasar Kreatif Bandung Hadirkan Kriya Hasil Penyandang Disabilitas hingga Kuliner Lokal

‎"Kadang terdapat pelaku usaha lama yang kembali ikut serta, namun tetap kami upayakan adanya regenerasi dan pelaku usaha baru. Banyak alumni Pasar Kreatif Bandung yang kini telah naik kelas, bahkan sebagian sudah mampu melakukan ekspor," ucap Ronny.

‎Ia berharap Pasar Kreatif Bandung dapat terus menjadi sarana pengembangan UMKM lokal sehingga mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, hingga menembus pasar internasional karena jumlah tenat cukup banyak.

‎‎"Jumlah tenant di setiap lokasi akan disesuaikan dengan kapasitas area yang tersedia, terutama di area atrium mal. PVJ menjadi lokasi dengan jumlah peserta terbanyak, yakni sekitar 60 pelaku usaha," katanya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.