Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Dua Kabupaten di Flores Terdampak Abu Vulkanik
Nofri Fuka June 05, 2026 08:43 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT menyebabkan Kabupaten Sikka dan Flores Timur terdampak, Jumat 5 Juni 2026.

Abu vulkanik menutup wilayah Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur dan Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka Jumat Siang. 

Di Boru, Kecamatan Wulanggitang, Warga melaporkan terjadi hujan pasir disertai abu pasca erupsi, sedangkan di Kecamatan Talibura, warga melaporkan terjadi hujan abu vulkanik. 

"Tadi hujan abu di Talibura setelah erupsi Gunung Lewotobi, " Kata Yohanes warga setempat. 

 

Baca juga: Pemerintah dan Warga Sikka Dialog Soal Penyelesaian Tanah Eks HGU PT Krisrama

 

 

Sementara itu, Karolina, Warga Boru mengatakan, saat terjadi erupsi, para pelajar sekolah dasar panik dan lari keluar kelas. Sesaat kemudian, terjadi hujan pasir sehingga para pelajar kembali ke dalam ruang kelas. 

Sebelumnya, andar Udara (Bandara) Frans Seda Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa ditutup, Jumat 5 Juni 2026. Penutupan dilakukan imbas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.

"Hari ini 5 Juni 2026 operasi penerbangan di Bandara Frans Seda ditutup sementara sampai besok pukul 06.00 WITA, terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki, " Kata Kepala Bandara Frans Seda Maumere, Parthaian Panjaitan, Jumat Siang. 

Sebanyak lima penerbangan dibatalkan akibat penutupan itu dan ratusan calon penumpang gagal berangkat. Penerbangan yang terdampak menggunakan Pesawat Wings Air adalah rute, Kupang-Maumere, Labuan Bajo-Maumere,Maumere -Labuan Bajo, dan Nam Air meliputi, Kupang-Maumere dan Maumere-Kupang. 

"Penerbangan yang terdampak, Wings Air dan NAM AIR  sebagai berikut :WON 1829 KOE - MOF : 15.35-16.50,WON 1961 LBJ - MOF : 09.55-10.55,WON 1960 MOF - LBJ : 11.25-12.25 Nam Air IN 661 KOE - MOF : 12.30-13.10, Nam Air IN 660 MOF - KOE : 13.40-14.20, " Jelasnya. 

Sejumlah calon penumpang yang sudah tiba di Bandara Frans Seda Maumere kemudian pulang kembali rumah setelah mendapat informasi pembatalan penerbangan dari pihak maskapai. 

Sebelumnya Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki melaporkan, Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 05 Juni 2026 pukul 11:15 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.500 m di atas puncak (± 4.084 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.6 mm dan durasi ± 2 menit 17 detik.

Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III atau Siaga dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. (awk) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.