Mobil Tangki di Tanah Datar Kecelakaan, Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal
Rezi Azwar June 05, 2026 11:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan normal pasca insiden kecelakaan yang melibatkan mobil tangki BBM di Jalan Padang Panjang-Bukittinggi, kawasan Koto Tuo Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan insiden yang terjadi pada Rabu (3/6/2026) tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak mengganggu penyaluran BBM kepada masyarakat.

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan tidak terdapat korban jiwa dan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan normal pasca insiden yang melibatkan mobil tangki BBM di Jalan Padang Panjang-Bukittinggi," kata Fahrougi kepada TribunPadang.com, Jumat (5/6/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Pertamina, mobil tangki BBM bernomor polisi BA 8034 NAU terlibat insiden dengan sebuah truk yang sedang berhenti di badan jalan pada area tikungan.

Baca juga: Harga Kedelai Melonjak, Pengusaha Tahu Sumedang di Padang Pilih Untung Tipis demi Jaga Pelanggan

Meski demikian, Pertamina memastikan penanganan kejadian langsung dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait.

"Saat ini Pertamina terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan kejadian berjalan dengan baik," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah berkoordinasi dengan pihak transportir untuk melakukan evakuasi kendaraan, memastikan kondisi kesehatan awak mobil tangki (AMT), serta melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan.

Fahrougi menjelaskan proses evakuasi kendaraan telah selesai dilakukan dan mobil tangki saat ini berada di bengkel transportir untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini proses evakuasi telah selesai dilakukan dan mobil tangki telah dibawa ke bengkel transportir untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Menurut Fahrougi, Pertamina tetap mengedepankan aspek keselamatan dalam seluruh aktivitas operasional, termasuk pada proses distribusi energi kepada masyarakat.

Karena itu, evaluasi terhadap insiden tersebut akan dilakukan guna meningkatkan aspek keselamatan dan keandalan operasional ke depan.

Baca juga: Gerak Cepat Polisi dan Warga, Pelaku Jambret HP Pelajar di Agam Ditangkap Kurang dari 2 Jam

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen mengedepankan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) dalam seluruh aktivitas operasional, termasuk dalam proses distribusi energi kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, evaluasi atas kejadian tersebut juga akan menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus meningkatkan standar keselamatan dalam kegiatan operasional distribusi energi.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil tangki Pertamina BA 8034 NAU yang dikemudikan Joni Hendri (45) dan truk BA 9479 QO yang dikemudikan Mori Yuyanto (41).

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan diduga terjadi setelah mobil tangki Pertamina menabrak bagian belakang sebelah kanan truk yang sedang berhenti di badan jalan.

"Dugaan sementara pengemudi truk Pertamina mengantuk sehingga menabrak bagian belakang sisi kanan truk BA 9479 QO dari arah yang sama," kata Pifzen.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Namun kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp15 juta.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.